JBNN.Net | Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh secara resmi telah menetapkan pasangan Bustami Hamzah dan Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab, yang dikenal dengan sebutan Tu Sop, sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada Aceh 2024.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Mejelis Pimpinan Pusat PAS Aceh, Tu Bulqaini, pada hari Selasa (20/8/2024). “Benar, kami akan mengusung pasangan Bustami Hamzah-Tu Sop pada Pilkada ini,” ujar Tu Bulqaini
PAS Aceh, yang dalam Pemilu 2024 berhasil meraih 4 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menjadikan dukungan ini sebagai langkah strategis dalam menghadapi Pilkada mendatang. Selain dari PAS, Bustami juga mendapat dukungan dari Partai NasDem, yang memperoleh 10 kursi pada Pemilu 2024.
Dengan gabungan dukungan dari PAS Aceh dan Partai NasDem, pasangan Bustami-Tu Sop telah memenuhi syarat minimal untuk mencalonkan diri sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh, yang membutuhkan setidaknya 13 kursi dari total 81 kursi DPRA.
Dukungan untuk Bustami-Tu Sop tidak berhenti di situ. Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, yang berhasil meraih lima kursi DPRA, juga memberikan sinyal positif untuk mendukung pasangan ini. Namun, hingga kini, belum ada keputusan resmi yang diumumkan oleh PAN terkait dukungan tersebut.
Dalam Pilkada 2024 nanti, Bustami-Tu Sop akan berhadapan dengan pasangan Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, dan Fadlullah, atau Dek Fad. Mualem adalah Ketua Umum Partai Aceh, sedangkan Dek Fad menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Aceh. Selain didukung oleh Partai Aceh dan Gerindra, pasangan Mualem-Dek Fad juga mendapat dukungan dari sejumlah partai lainnya, seperti Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Oleh karena itu, Pilkada Aceh 2024 diprediksi akan menjadi salah satu kontestasi politik yang paling menarik dan penuh dinamika di wilayah Aceh.namun Masyarakat Aceh lah yang akan menentukan pilihan mereka pada pasangan calon yang dianggap mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah Aceh.





