JBNN.net, Banda Aceh| Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Aceh resmi membuka kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) HIMMAH Tahun 2026 pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di Aula Kampus UNADA, Banda Aceh.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 30 Oktober hingga 2 November 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kaderisasi PW HIMMAH Aceh dalam rangka membangun dan memperkuat regenerasi organisasi, sekaligus mempersiapkan sumber daya kader yang memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, militansi perjuangan, serta komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Ketua Panitia, Rizki Zulfareza, menyampaikan bahwa pelaksanaan LKD HIMMAH 2026 merupakan momentum penting dalam membangun kualitas sumber daya kader.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memahami nilai-nilai perjuangan HIMMAH dan mengimplementasikannya dalam kehidupan organisasi maupun masyarakat.
Sementara itu, Plt. Ketua PW HIMMAH Aceh, Umar Banta Ali, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama keberlangsungan organisasi.
Menurutnya, HIMMAH tidak boleh hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi harus mampu melahirkan kader yang memiliki kualitas keilmuan, kematangan berpikir, serta keberanian mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa.
Umar Banta Ali juga menambahkan bahwa pelaksanaan LKD HIMMAH 2026 merupakan bagian dari agenda penguatan kaderisasi yang akan terus berlanjut.
“Insyaallah, setelah pelaksanaan LKD HIMMAH ini, dalam waktu dekat kita juga akan melaksanakan Latihan Kader Menengah (LKM) dan Latihan Kader Instruktur (LKI) se-Sumatera,” ungkapnya.
Menurutnya, rencana pelaksanaan LKM dan LKI tersebut merupakan langkah untuk memperluas pengembangan kapasitas kader, memperkuat kualitas kepemimpinan, serta mempersiapkan kader-kader yang memiliki kemampuan organisatoris dan instruktur dalam menggerakkan roda organisasi.
Melalui LKD HIMMAH 2026, diharapkan lahir generasi kader yang kritis, progresif, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan keumatan dan kebangsaan.
HIMMAH Aceh meyakini bahwa masa depan organisasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya struktur, tetapi oleh kualitas kader yang dilahirkan melalui proses pendidikan dan kaderisasi yang berkelanjutan.
Dari ruang kaderisasi, lahir pemikir dan pejuang. Dari HIMMAH, tumbuh generasi yang siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara.





