SOKSI Aceh Tegaskan Penguatan Kader Lewat P2KB di Sabang

JBNN.net |  Sekretaris DEPIDAR-I SOKSI Provinsi Aceh, Mirza Riska, menegaskan bahwa penguatan kader menjadi elemen penting dalam memastikan peran dan kontribusi organisasi bagi bangsa dan negara. Hal itu disampaikannya saat kegiatan Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB) yang berlangsung di Kota Sabang, Jumat hingga Minggu, 19–21 Desember 2025.

Mirza menuturkan, SOKSI sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk terus berperan dalam pembangunan nasional. Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan sumber daya manusia yang memiliki integritas, profesionalisme, serta semangat nasionalisme, katanya, Minggu (21/12/2025).

Ia menambahkan, penguatan kader dan konsolidasi struktur organisasi saat ini menjadi fokus utama SOKSI agar organisasi tetap solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Pernyataan tersebut sejalan dengan tema kegiatan, “Membangun Kader SOKSI yang Cerdas, Berkarakter, Loyal terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Bendahara SOKSI Aceh, Feri Rihayat Syah, menuturkan, Kegiatan P2KB diikuti sekitar 65 peserta yang terdiri atas perwakilan DEPI-CAB SOKSI dari 23 kabupaten/kota di Aceh, pengurus DEPIDAR-I SOKSI Provinsi Aceh, serta perwakilan lembaga konsentrasi SOKSI. Selain konsolidasi internal, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi kebangsaan, evaluasi program kerja, dan perumusan langkah strategis organisasi ke depan.

Melalui P2KB, SOKSI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Partai Golkar serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan semangat persatuan dan kesatuan.

Sementara itu, Ketua Panitia P2KB, Muhammad Iqbal DJ, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader terhadap doktrin karyawanisme di tengah dinamika politik modern. P2KB juga diarahkan untuk menyiapkan kader SOKSI agar siap mengisi posisi strategis, baik di internal Partai Golkar maupun di lembaga pemerintahan dan legislatif.

Iqbal menambahkan, di sela pelaksanaan P2KB, panitia turut merencanakan aksi solidaritas bagi korban banjir di sejumlah wilayah Aceh sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan P2KB tersebut secara resmi dibuka oleh DPD Partai Golkar Provinsi Aceh dan dihadiri Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kota Sabang.

Dimomen yang sama, usai pelaksanaan kegiatan tersebut para peserta melanjutkan Kunjungan Wisata ke Kilometer Nol Sabang, Ketua DEPIDAR-I SOKSI Provinsi Aceh, Mawardi menyebut “Kilometer Nol Sabang memiliki makna simbolik sebagai titik awal Indonesia yang harus terus dirawat, tidak hanya secara fisik tetapi juga dalam kesadaran kolektif generasi muda”, tuturnya.

Ia menilai, kegiatan kaderisasi yang dipadukan dengan kunjungan kebangsaan dan wisata menjadi cara efektif membangun karakter, nasionalisme, serta kepedulian terhadap potensi daerah.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *