Sambut Hut-RI ke-80, Pemkab Abdya Utus Sejumlah Khatib Shalat Jum’at

Plh Kepala Dinas Syariat Islam Abdya, Bustari, S. Ag, MM(Foto:Dok Ist)

JBNN.net | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Syariat Islam (DSI) mengutus khatib salat jum’at kesejumlah mesjid yang tersebar di 9 kecamatan di kabupaten setempat.

Plh Kepala Dinas Syariat Islam Abdya, Bustari, S. Ag, MM membenarkan pengutusan sejumlah khatib shalat jum’at ke sejumlah masjid, dan surat penugasan terhadap sejumlah khatib ini langsung ditandatangani oleh Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S. Sos.M.SP.

Bacaan Lainnya

“Penugasan ini merupakan momen dalam rangka menyambut HUT RI ke-80, pimpinan menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan ini, bahkan beliau (bupati) langsung ditandatangani surat penugasannya,” kata Bustari, Rabu, 13 Agustus 2025.

Lanjutnya, Bupati Abdya berharap kepada seluruh khatib yang telah mendapat tugas agar dalam penyampaian khutbahnya mengambil thema ” Mensyukuri nikmat kemerdekaan “.

“Para pendahulu kita telah mengorbankan jiwa darah dan air mata untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Sebab itulah kita patut bersyukur atas kemerdekaan ini yang merupakan rahmat dari Allah sesuai dengan pembukaan undang-undang dasar 1945, ” Atas berkat rahmat Allah Swt lah kemerdekaan ini diperoleh”, sebutnya.

Bustari juga menjelaskan salah satu cara bersyukur adalah mengerjakan amar ma’ruf nahi munkar. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai karya dan inovasi, serta merawat kemerdekaan ini dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

Lanjutnya, jangan terpecah belah, sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur an Surat Ali Imran ayat 103. Apalagi di era digitalisasi ini banyak sekali informasi Hoax yang mengarah kepada perpecahan.

Maka dari itu, Bustari mengajak untuk mencerna dulu setiap informasi secara bijak dan cerdas, dengan menggunakan sifat tabayyun, selidiki dulu kebenarannya.

“Pesan moral ini juga tertuang dalam Al-Quran Surat Al-Hujurat ayat 6. Pesan moral yang seperti inilah kita harapkan kepada Khatib jum’at untuk menyampaikan kepada masyarakat,” kata Bustari.

Kemudian, tambahnya, hari jum’at 15 Agustus 2025 nanti juga merupakan hari bersejarah bagi Rakyat Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya, dimana pada hari itu lahirnya kesepakatan damai antar Pemerintahan RI dan Rakyat Aceh melalui Mou Helsinki.

“Untuk itu mari kita rawat perdamaian ini dengan sebaik-baiknya, kita sudah sepakat NKRI harga mati dalam bingkai Ibu Pertiwi. Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, bertanah air satu yaitu Indonesia. Semoga dengan kegiatan ini, HUT RI ke-80 di Abdya mendapat keberkahan dari Allah dan berlangsung meriah, tertib dan aman. Dirgahayu RI ke 80 menuju Indonesia emas,” katanya. []

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *