Polisi Jadi Korban Geng Motor, Dua Pelaku Tak Berkutik

Foto:Ilustrasi/dok net

JBNN.net  | Anggota polisi yang berdinas di Polda Banten, Teguh Ambita Maulana, menjadi korban kelompok geng motor remaja di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Teguh sempat terkena pukulan dari besi yang diduga senjata tajam.

Kapolsek Walantaka AKP Dulhak mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor di Kampung Bandung, Pangampelan.

“Telah terjadi aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok remaja yang diduga geng motor. Saat itu saudara Teguh berangkat dari rumah orang tuanya di Walantaka dan hendak pulang ke rumah istrinya di Kragilan,” kata Dulhak, Jumat (6/3/2026).

Saat melintas di lokasi kejadian, Teguh bertemu dengan rombongan remaja yang mengendarai sepeda motor. Di lokasi itu, terdapat sekitar sepuluh orang remaja dengan lima sepeda motor.

“Saat menyalip rombongan tersebut, tiba-tiba dari arah belakang saudara Teguh dipukul menggunakan besi yang menyerupai senjata tajam panjang. Pukulan itu mengenai sepeda motor dan menyebabkan tas milik korban sobek,” ujar Dulhak.

Teguh kemudian turun dari motor dan mengamankan dua pelaku. Sementara remaja lainnya melarikan diri setelah mengetahui Teguh merupakan anggota Polri.

“Setelah mengetahui saudara Teguh adalah anggota Polri, para pelaku lainnya melarikan diri. Saudara Teguh berhasil mengamankan dua orang, kemudian keduanya dibawa dan diserahkan ke Polsek Walantaka,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Teguh tidak mengalami luka dan hanya mengalami kerugian materiil.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *