Ketua IDzRA Abdya Kutuk Pelaku Penganiayaan Imam Masykur

Ketua IDzRA ( Ikatan Dzuriyah Rasulullah Aceh ) Kabupaten Aceh Barat Daya, Said Muhajir Usna Alatas(Foto:Ist)

JBNN.Net | Ketua IDzRA ( Ikatan Dzuriyah Rasulullah Aceh ) Kabupaten Aceh Barat Daya, Said Muhajir Usna Alatas mengutuk keras terhadap tersangka penganiayaan yang berujung kematian terhadap saudara kami  Imam Masykur

Ketua IDzRA Abdya meminta kepada pihak berwajib agar menghukum berat pelaku penganiayaan yang terjadi di Ibu Kota Jakarta, kepada JBNN.Net mengatakan ia berharap penegak hukum mau memberikan hukuman setimpal seperti hukuman mati kepada para tersangka.

Bacaan Lainnya

“Indonesia adalah negara hukum, kami berharap nyawa harus di balas nyawa” ucap Said

Sebelumnya, seorang warga Bireuen, Aceh berinisial IM (25) diduga meninggal dunia setelah diculik dan disiksa oleh anggota paspampres berinisial Praka RM.

Informasi ini turut beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @rakan_aceh. Dalam keterangan unggahan itu, korban disebut sempat menelepon keluarganya dan minta dikirimkan yang sebesar Rp50 juta.

Masih dalam keterangan unggahan itu, turut disebutkan pula korban menyebut jika uang terlambat dikirim, korban akan dibunuh.

Selain itu juga disampaikan bahwa berdasarkan surat penyerahan jenazah yang diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta, Praka RM berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres

“Dia melakukan aksi penculikan dan penganiayaan bersama dua temannya,” demikian keterangan dalam unggahan itu.

Saat dikonfirmasi, Danpomdan Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdue Bey Anwar juga membenarkan pihaknya tengah menangani kasus dugaan penganiayaan ini.

“Sudah ditangani kasusnya,” kata Irsyad kepada¬† CNNIndonesia,Minggu (27/8).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *