JBNN.Net | Partai Aceh (PA) telah mengeluarkan surat pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Saiful Bahri alias Pon Yahya kepada Zulfadhli yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRA.
Hal itu berdasarkan surat 083/DPP/A/PA/IX/2023, tanggal 23 September 2023, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf alias Mualem.
Surat tersebut diserahkan oleh Wakil Ketua PA Bidang Organisasi dan Keanggotaan Faisal Saifuddin kepada pimpinan DPRA, Safaruddin pada Senin (25/9/2023) pagi
Juru bicara Partai Aceh,Nurzahri Menyebut Pergantian tersebut <span;>dalam rangka penyegaran ,Mualem melakukan “ROTASI” kepemimpinan DPRA utk kedua kalinya.
Menurutnya mualem selaku pimpinan Partai Aceh selalu melakukan proses evaluasi terhadap kinerja Anggota DPRA dari Partai Aceh dan apabila di rasa ada permasalahan atau kurang efektif nya peras seseorang Anggota DPRA maka proses “Rotasi” adalah pilihan terbaik yang harus dilakukan.kata Nurzahri dalam keterangan Persnya,Senin 25 September 2023
“Rotasi kali ini Mualem menunjukan Zulfadli sebagai ketua DPRA menggantikan Saiful Bahri”,sebutnya
Sosok Zulfadli atau lebih dikenal dengan sebutan abang samalanga, beliau adalah sosok yang sudah di kenal oleh kalangan luas sebagai salah satu Anggota DPRA yg keras dalam memperjuangkan permasalahan rakyat, beliau juga merupakan salah satu kandidat dari 5 orang kandidat pilihan Tim 9 Partai Aceh periode sebelumnya ketika proses “Rotasi” terhadap saudara Dahlan Jamaludi di lakukan.
Pada prinsipnya proses pergantian DPRA kali ini juga merupakan proses biasa yang di lakukan oleh Partai Aceh utk efektivitas kinerja DPRA, sehingga Pimpinan Partai Aceh berharap agar seluruh Anggota DPRA tetap fokus bekerja pada bidangnya masing-masing dan tidak terjebak dalam intrik-intrik pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta kepada seluruh kader utk tetap tenang dan fokus pada kerja-kerja pemenangan Partai Aceh,Jelas Nurzahri
“kepada Masyarakat Aceh, kami juga berharap bahwa proses “ROTASI” ini bisa memberikan keyakinan kepada seluruh rakyat bahwa pimpinan dan pengurus Partai Aceh tetap komit terhadap perjuangan Aceh baik dari sisi kekhususan dan keistimewaan Aceh sesuai MoU Helsinki dan UUPA maupun dari sisi kesejahteraan rakyat di semua sektor”,Tuturnya





