JBNN.Net | Wakil Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh Besar Saiful Haris Arahas mengundurkan diri dari jabatan tersebut, serta dari pengurus dan kader PPP.
Saiful Haris Arahas mengaku jika dirinya sudah lama tidak aktif lagi sebagai pengurus partai pasca Musyawarah Cabang (Muscab) ke X DPC PPP Aceh Besar beberapa waktu lalu.
Hal tersebut disebabkan, yang pertama, telah terjadi kesewenangan dari pihak elit PPP Aceh yang menaruh orang yang bukan kader apalagi pengurus PPP sebagai sekretaris DPC PPP Aceh Besar.
“Sekretaris DPC PPP Aceh Besar saat ini bukan berangkat dari kader partai apalagi pengurus. Beliau baru masuk pada kepengurusan ini dan langsung ditempatkan pada posisi strategis,” kata Haris, Sabtu (26/8/2023).
Yang kedua, dirinya menyebut jika PPP Aceh Besar hari ini sudah tidak bersama ummat lagi. Artinya apa yang dibutuhkan oleh ummat, PPP sudah tidak mampu mengakomodirnya.
“Seperti salah satunya terkait dukungan pencalonan presiden RI ke depan, yang notabenenya masyarakat Aceh Besar tidak menghendaki capres merah itu,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan, masyarakat Aceh Besar khususnya, dan Aceh pada umumnya tahu dan dapat melihat bagaimana PPP itu hari ini. Partai berlambang Rumah Besar Ummat Islam “Ka’bah” ini sudah lama kehilangan jati dirinya, dan sudah jauh eksistensinya.
“Saya pun merasa keberadaan saya di dalamnya juga sudah tidak dapat memberikan kebermanfaatan, maka langkah saya ambil untuk mengundurkan diri dari PPP adalah langkah yang tepat,” katanya.
Ditanya apakah pengunduran dirinya ada keterkaitan dengan pengunduran diri H. Musannif, SE ex Wakil Ketua DPW PPP Aceh, Haris menjawab jika disebut tidak, tentu tidak percaya.
“Sebab beliau adalah mentor dan senior terbaik saya. Namun yang pasti, saya mengundurkan diri bukan karena beliau, tapi ini adalah keputusan saya sendiri,” ujarnya.
Haris juga mengatakan, setelah pengunduran dirinya, dia juga akan mendampingi pengunduran diri seluruh pengurus PAC PPP Kecamatan Baitussalam, dimana 100 persen pengurus PPP pada kecamatan tersebut adalah orangnya. Sedangkan diluar dari pengurus PAC Baitussalam, kata Haris, juga akan ada pengurus PPP lainnya yang juga mengundurkan diri.
“Artinya ketika saya sudah tidak lagi di dalam, lah ngapain teman-teman masih disana, lagi pula selama ini juga tidak ada perhatian dan pembinaan dari kabupaten,” ujarnya.





