JBNN.Net | Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Letjen (Purn.) Hotmangaraja Panjaitan sebagai calon Duta Besar Indonesia untuk Singapura. Hotmangaraja, yang merupakan mantan asisten Prabowo, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama 11 calon dubes lainnya yang juga diusulkan oleh Presiden.
Proses uji kelayakan ini dilakukan di Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Sabtu (5/7).
“Jadi (sebagai calon dubes Indonesia untuk Singapura), kalau disetujui Presiden,” ujar Hotmangaraja usai mengikuti uji kelayakan.
Ia menegaskan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan nasional bila dipercaya menjabat sebagai dubes. Hotmangaraja menyatakan siap memperjuangkan kepentingan Indonesia di berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, dan sosial.
Meski belum mengungkap langkah konkret yang akan diambil jika ditugaskan, Hotmangaraja menegaskan dirinya akan sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo. “Hanya ada satu visi-misi, yaitu visi-misi Kepala Negara. Kita melaksanakan rencana program kerja,” katanya.
Hotmangaraja Panjaitan merupakan purnawirawan TNI dan putra dari pahlawan revolusi DI Panjaitan. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai asisten khusus Menteri Pertahanan bidang strategi lingkungan pada 2019, saat Prabowo masih menjabat sebagai Menhan. Pengalaman diplomatiknya juga tak diragukan, karena pernah menjadi Dubes RI untuk Prancis, Andorra, Monako, dan UNESCO.
Selain Hotmangaraja, Prabowo juga mengajukan Abdul Kadir Jaelani sebagai calon Duta Besar Indonesia untuk Jerman. Abdul turut hadir dalam uji kepatutan dan kelayakan yang sama.
Saat ini, Abdul menjabat sebagai Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika di Kementerian Luar Negeri. Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Dubes RI untuk Kanada dan Wakil Tetap RI untuk International Civil Aviation Organization (ICAO).
Dalam uji kelayakan tersebut, Abdul menyampaikan berbagai pandangan terkait tugas kedubesan. “Kita tahu bahwa program kerja yang ingin kita sampaikan itu merupakan perubahan dari visi-misi pemerintahan Presiden Prabowo, yaitu untuk mencapai Asta Cita,” ucapnya.
Sumber:Cnnindonesia.com






