JBNN.Net | Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan 60 bakal calon kepala daerah dalam acara Pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Gelombang Tiga di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta. Dari daftar yang dibacakan oleh Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, nama Anies Baswedan tidak masuk dalam daftar calon yang diumumkan.
PDIP merilis enam bakal calon gubernur dan wakil gubernur, 38 bakal calon bupati dan wakil bupati, serta 16 bakal calon walikota dan wakil walikota dalam pengumuman kali ini. Nama Anies Baswedan, yang sebelumnya diisukan akan diusung oleh PDIP untuk Pilkada Jakarta 2024, tidak disebutkan sama sekali.
Hingga pukul 14.46 WIB, Anies Baswedan juga tidak terlihat hadir di Kantor DPP PDIP, meski Juru Bicaranya, Angga Putra Fidrian, sebelumnya menyatakan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan untuk mengunjungi markas PDIP pada Senin siang. Namun, Angga tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai tujuan kunjungan tersebut.
Desas-desus mengenai pencalonan Anies Baswedan oleh PDIP menguat setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan aturan baru terkait ambang batas pencalonan. Meskipun demikian, nama Anies tidak muncul dalam pengumuman ini, menimbulkan tanda tanya di kalangan publik dan pengamat politik.
Sejauh ini, PDIP telah mengumumkan 305 bakal calon kepala daerah pada pengumuman gelombang pertama pada 14 Agustus lalu, dan 169 bakal calon kepala daerah pada gelombang kedua pada 22 Agustus.
Pada gelombang ketiga ini, nama-nama yang diumumkan sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di antaranya adalah:
1. Sulawesi Utara: Steven Kandouw – Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Djoike Tuejeh.
2. Banten: Airin Rachmi Diany – Ade Sumardi.
3. Jawa Tengah: Andika Perkasa – Hendrar Prihadi (Hendi).
4.Gorontalo:Hamzah Isa – Andurrahman Abubakar Bahmid.
5.Nusa Tenggara Timur (NTT): Yohanis Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto.
6. Kalimantan Utara: Andi Sulaiman – Andri Partono.
Dengan tidak disebutkannya nama Anies Baswedan dalam daftar ini, spekulasi tentang langkah politik berikutnya terus berlanjut. Kabar ini menjadi sorotan karena Anies sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu kandidat kuat dalam Pilkada 2024.
Sumber: Antara






