ORMAWA UNADA Buka Posko Bantuan Banjir di Simpang Mesra Banda Aceh

JBNN.net | Universitas Al Washliyah Banda Aceh (UNADA) melalui kolaborasi seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) resmi mendirikan Posko Bantuan Banjir dan memulai aksi galang dana untuk membantu masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan (Korlap), Zulfazli, dengan dukungan penuh dari pihak kampus dan jugak Presiden Mahasiswa UNADA.

Posko bantuan didirikan di SP Mesra, sebagai titik pusat pengumpulan bantuan berupa pakaian layak pakai, makanan siap saji, air mineral, kebutuhan bayi, perlengkapan kebersihan, hingga donasi dana.

Sejak pagi, pergerakan mahasiswa dari PEMA, BEM, PMI, MENWAN dan HMJ tampak solid bekerja bersama melakukan penyortiran, pendataan, hingga pengemasan bantuan.

Koordinator Lapangan, Zulfazli, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa UNADA terhadap kondisi masyarakat.

“Bencana banjir yang melanda Aceh membutuhkan respon cepat. Seluruh Ormawa UNADA bersatu untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga gerakan ini menjadi amal dan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Pihak PEMA melalui Presiden Mahasiswa memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dan menyatakan dukungan penuh terhadap aksi kemanusiaan ini.

Selain posko fisik, mahasiswa juga menggelar galang dana lewat aksi turun ke jalan serta open donasi digital, agar bantuan dapat segera disalurkan.

Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan secara bertahap ke titik-titik yang terdampak paling parah, dengan bekerja sama bersama relawan lokal, perangkat gampong, dan pihak terkait lainnya.

Dengan berdirinya posko bantuan di SP Mesra serta kolaborasi semua Ormawa UNADA, kampus kembali menegaskan komitmennya dalam membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas civitas akademika dalam aksi kemanusiaan.

Aksi galang dana ini kami lakukan 2 minggu kedepan bila target sudah mencukupi kami akan terus ke lapangan untuk menyalurkan bantu dari masyarakat untuk korban bajir di Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *