JBNN.net, Aceh Utara | Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Aceh Utara berlangsung lancar, tertib, dan demokratis. Forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten itu menetapkan Marzuki sebagai Ketua NPCI Aceh Utara periode 2026–2031.
Musorkab menjadi agenda penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah pembinaan olahraga penyandang disabilitas di Kabupaten Aceh Utara untuk lima tahun ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum NPCI Provinsi Aceh, Zulfajri, didampingi Sekretaris Jenderal NPCI Provinsi Aceh, Nasrullah, S.Pd., serta Administrator NPCI Provinsi Aceh, Sadra Fahmi, S.Pd. Kehadiran jajaran pengurus provinsi menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan peningkatan pembinaan atlet disabilitas di Aceh Utara.
Dalam sambutannya, Zulfajri mengajak seluruh pengurus dan insan olahraga disabilitas menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Saya berharap kepengurusan yang baru dapat membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,”kata Zulfajri,Selasa 30 Juni 2026.
Proses persidangan berlangsung secara demokratis dan penuh suasana kekeluargaan. Berdasarkan mekanisme yang telah disepakati peserta, Musorkab secara mufakat menetapkan Marzuki sebagai Ketua NPCI Kabupaten Aceh Utara masa bakti 2026–2031.
Usai terpilih, Marzuki menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen membangun organisasi yang semakin solid dan profesional, meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak guna memajukan olahraga penyandang disabilitas di Aceh Utara.
Dengan berakhirnya Musorkab, kepengurusan baru diharapkan segera menyusun program kerja yang terarah, memperkuat tata kelola organisasi, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga Indonesia di berbagai ajang olahraga.





