Portugal Gagal Juara Grup, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Sánchez mencetak gol berada dalam posisi offside(Foto:Dok Ist)

JBNN.net | Portugal harus mengubur ambisi finis sebagai juara Grup K setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Kolombia pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Minggu pagi (28/6/2026).

Di pertandingan lain, Republik Demokratik Kongo mencatat sejarah dengan memastikan tiket ke babak 32 besar usai menundukkan Uzbekistan 3-1.

Bertanding di Hard Rock Stadium, Portugal sebenarnya sudah mengamankan kelolosan sebelum laga dimulai. Namun, hasil imbang membuat Selecao das Quinas gagal mengunci status juara grup.

Sejak peluit awal dibunyikan, duel berlangsung dalam tempo tinggi. Kolombia lebih dulu mengancam melalui sundulan Jhon Cordoba yang masih tipis melayang di atas mistar. Portugal merespons lewat sepakan jarak jauh Ruben Neves, tetapi belum menemui sasaran.

Kolombia mendapat peluang emas pada menit ke-17 ketika Cordoba lolos dari sisi kiri pertahanan Portugal. Namun, tembakan kerasnya mampu ditepis kiper.

Portugal memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas pada menit ke-24. Sayangnya, eksekusi sang kapten masih terlalu mudah diamankan penjaga gawang Kolombia.

Memasuki babak kedua, Portugal kembali membuang peluang emas. Sundulan pada menit ke-51 melambung di atas gawang. Kolombia pun nyaris memecah kebuntuan melalui Jefferson Lerma dan Richard Ríos, tetapi penyelesaian akhir mereka belum mampu menaklukkan Diogo Costa.

Gol terjadi pada masa injury time, kolombia berhasil menjebol gawang Portugal lewat sundulan. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR memastikan Sánchez berada dalam posisi offside. Skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Sementara itu, Republik Demokratik Kongo menciptakan kisah bersejarah. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat pada menit ke-10, Kongo bangkit secara impresif di babak kedua.

Gol penyama kedudukan lahir dari titik penalti melalui pada menit ke-68. Hanya berselang 10 menit, membawa Kongo berbalik unggul 2-1.

Wissa kemudian memastikan kemenangan lewat gol keduanya pada masa injury time, sekaligus menutup laga dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Republik Demokratik Kongo. Pada penampilan debutnya di Piala Dunia, mereka sukses melangkah ke babak 32 besar, sementara Portugal tetap lolos meski harus merelakan posisi puncak Grup K.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *