JBNN.Net | Ibu kandung Imam Masykur, Fauziah menegaskan kepada semua pihak agar tidak lagi mengait-ngaitkan kematian anak dengan bisnis obat telarang jenis Tramadol.
Ia merasa Keberetan jika pembunuhan terhadap anaknya di sebut-sebut berkaitan dengan bisnis haram itu.
“Saya merasa Iba hati jika anak saya di sebut dengan bisnis obat Tramadol,sekarang Imam Masykur sudah tiada jadi jangan kait-kaitkan lagi”,tegas Saat Konferensi Pers,didampingi Tim Kuasa hukum Hotman Paris 911 Sabtu 16 Setember 2023 di Banda Aceh.
Kata,Fauziah pihak nya bersama kuasa hukum hanya fokus pada proses hukum pembunuhan anaknya dan meminta pelaku dihukum dengan seadil-adilnya.
“Terkait kasus bisnis Tramadol silah di usuh tapi jangan kaitkan,kami dari keluarga mendengar dengan tramdol menjadi Iba hati”,ujarnya
Fauziah mengaku tidak pernah mengetahui anak nya terlibat bisnis tramadol,menurut dia anaknya tidak terlibat bisnis itu.Tapi miris nya kematian Imam Masykur di politisasi oleh pihak lain
Selain itu,Fauziah menyebut sangat puas telah dipertemukan dengan tiga pelaku pembunuhan anaknya,Ia sempat menanyakan kepada praka R. Manik anggota TNI dari kesatuan Paspampres,mengapa tega membunuh anaknya,bagaima nasib itu menimpa kepada pelaku,tapi Manik tidak menjawab sepatah katapun hanya menunduk dan megeluarkan air mata dari kedua matanya,ungkap Fauziah.
Sementara itu, salah seorang anggota Tim Hotman 911 Aceh, Putra Safriza mengatakan, keluarga korban sangat keberatan dan merasa risih terkait adanya isu Tramadol, yang terus digulirkan dan digiring ke publik. Oleh sebab itu, pihaknya tidak mau membicarakan isu Tramadol.
kuasa hukum juga sangat mengapresiasi proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) dalam mengungkap kasus kematian Imam Masykur. Pihaknya berharap agar para tersangka dikenakan hukuman seberat-beratnya.





