JBNN.net | Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Aceh Barat Daya, Mukhlis, S.H.I., C.P.M., menjalin silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan Direktur Yayasan Sabena, Saiful Bahri, yang lebih dikenal dengan sapaan Bos Pon.
Yayasan Sabena merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang dipimpin oleh Saiful Bahri, dengan kantor pusat di Banda Aceh dan perwakilan di Negeri Sembilan, Malaysia. Yayasan ini selama ini aktif bergerak di bidang sosial, khususnya dalam membantu warga Aceh yang berada di Malaysia dan mengalami musibah, baik karena kecelakaan kerja, sakit, maupun meninggal dunia.
Melalui kiprah sosialnya, Yayasan Sabena telah banyak membantu proses pemulangan jenazah, penanganan warga sakit, serta memberikan bantuan sosial dan advokasi kemanusiaan bagi masyarakat Aceh di perantauan.
Untuk wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya, Saiful Bahri menjalin kerjasama dan koordinasi langsung dengan Ketua BKPRMI Abdya, Mukhlis, S.H.I., C.P.M., sebagai mitra di daerah untuk memperkuat jaringan komunikasi dan respon cepat terhadap berbagai kebutuhan kemanusiaan.
Mukhlis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap sesama warga Aceh, serta perwujudan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang menegaskan tujuan negara untuk “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia”, serta Pasal 34 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.”
“Kegiatan ini bukan hanya gerakan sosial, tetapi juga panggilan moral dan konstitusional. Melalui sinergi antara Yayasan Sabena dan BKPRMI Abdya, kita berharap warga Abdya di Malaysia yang tertimpa musibah dapat segera mendapatkan perhatian dan bantuan,” ujar Mukhlis.
Sementara itu, Saiful Bahri (Bos Pon) menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama sosial kemanusiaan lintas wilayah antara Malaysia dan Aceh.





