Aceh Culinary Festival 2023 Dimulai, Achmad Marzuki Ajak Masyarakat Nikmati Sensasi Kuliner Khas Aceh

Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, saat memberikan sambutan dan arahan pada acara Opening Ceremony dan Gala Dinner Ace Culinary Festival “Refining Aceh Classic Cuisine with Chef Archie Narendra Prameswara & Sie Reuboh Goreng Cut Bit, di Taman Sulthanah Safiatuddin, 

JBNN.Net | Aceh Culinary Festival tahun 2023 resmi dibuka, Jumat (14/07/2023) malam. Pembukaan dilakukan langsung Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bersama Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif- Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Fahmy Akmal, perwakilan pimpinan DPRA, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Pj Ketua PKK Aceh, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal. “Saya senang dengan acara ini. Mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati sensasi kelezatan kuliner Aceh yang tersedia di sini. Mari sama-sama kita memajukan kepariwisataan Aceh dan meramaikan acara ini,” kata Achmad Marzuki.

Achmad Marzuki berpesan agar pengunjung bisa menjaga kebersihan dan ketertiban acara, dan masyarakat diminta untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan panitia.

Bersamaan dengan pembukaan acara tersebut, juga diresmikan secara langsung website Aceh culinary festival (www.acehculinaryfestival.com).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal mengatakan, masyarakat bisa memesan menu yang disediakan di lokasi Aceh Kuliner melalui website tersebut. Simulasi pemesanan bahkan dipraktikkan langsung di hadapan penjabat gubernur.

Almuniza mengatakan, Aceh Kuliner Festival adalah agenda tahunan kuliner di Aceh. Pihaknya mendorong agar Aceh menjadi sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Indonesia. Aceh Culinary Festival akan berlangsung sejak 14 hingga 17 Juli 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin Banda Aceh.

Ia menyebutkan, sedikitnya ada 152 UMKM Kuliner dari Aceh, provinsi di Sumatera dan juga perwakilan 9 kabupaten dan kota dari pesisir barat, tengah hingga ke pesisir timur Aceh berpartisipasi pada agenda unggulan Indonesia ini. “Muatan tradisi tetap menjadi pertunjukan utama di Aceh Culinary Festival, mulai dari prosesi adat khanduri laot, Khanduri blang, Khanduri Jeurat hingga Khanduri Naik Rayoh,” kata Almuniza Kamal.

Sementara itu, Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif- Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Fahmy Akmal, menyebutkan acara Aceh Culinary Festival merupakan salah satu kegiatan top 10 kharisma nusantara. Apa yang dilakukan Aceh melalui kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional. “Acara yang luar biasa. pesan saya jaga dan kembangkan kearifan kuliner Aceh,” ujar dia.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh , Rony Widijarto Purubaskoro menyebutkan, Bank Indonesia telah berkolaborasi selama dua tahun dalam acara tersebut. “Kami melihat sangat bagus dalam upaya bagaimana melihat keragaman kuliner Aceh, ujar Rony.
Ia mengatakan BI siap mendukung Pemerintah Aceh dalam rangka meningkatkan UMKM di Aceh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *