Zulkhairi Raih Juara Pertama Kejuaraan Catur Cepat HUT ke-8 Media Haba Nusantara

Ismail, Owner Media Haba Nusantara.Mernyrahkan Piala Kepada Zulkhairi (Foto:Dok Ist)

JBNN.Net |  Pecatur andal asal Banda Aceh, Zulkhairi, berhasil keluar sebagai juara pertama dalam Kejuaraan Terbuka Catur Cepat dalam rangka HUT ke-8 Media Haba Nusantara.

Kejuaraan yang digelar di Komunal Kupi, Lambaro Skep, Banda Aceh pada  hari Sabtu 29 Juni 2025  ini diikuti oleh 59 pecatur dari berbagai daerah di Aceh dan menjadi ajang paling bergengsi tahun ini dalam kategori catur cepat.

Zulkhairi sukses mengumpulkan total skor 6 poin dengan nilai tie-break Buzhol (BH) tertinggi 34, mengungguli semua peserta dalam sistem Swiss tujuh babak dengan waktu berpikir 15 menit per pemain.

Meski sempat tumbang di babak ketujuh dari sesama pecatur Banda Aceh, Rezi Firnanda, keunggulan poin tambahan mengantarkannya tetap di puncak klasemen akhir.

Rezi, yang tampil impresif di babak terakhir, juga mengoleksi 6 poin, namun harus puas di posisi kedua karena nilai BH-nya lebih rendah, yaitu 29,5. Posisi ketiga diraih pecatur muda berbakat dari Aceh Besar, M. Akbar, dengan 6 poin dan BH 29.

Turnamen yang digelar dalam sehari ini tak hanya menyedot perhatian para pecatur, tetapi juga antusiasme masyarakat, khususnya pecinta olahraga catur yang memenuhi venue sejak pagi.

Riuh tepuk tangan mengiringi tiap langkah strategi di papan catur, menjadikan suasana di Komunal Kupi sangat meriah.

Kejuaraan ditutup dengan seremoni penyerahan hadiah.

Zulkhairi, sebagai kampiun, menerima trofi dan dana pembinaan sebesar Rp 1,5 juta dari Ismail, sosok Owner Media Haba Nusantara.

Juara kedua Rezi Firnanda menerima Rp 1 juta beserta trofi yang diserahkan Pemimpin Redaksi sekaligus Ketua Panitia, Sudirman Mansyur.

Sementara juara ketiga, M. Akbar, juga menerima Rp 800 ribu beserta trofi dari Bendahara Panitia, Hidayat.

Selain itu, para pemenang peringkat keempat hingga ke-15 juga menerima hadiah uang tunai dengan total keseluruhan Rp 6,1 juta, diserahkan oleh tim panitia, pengelola Komunal Kupi Furqan, serta wasit Dian Maulana FA dan Budianto.

Ketua panitia, Sudirman Mansyur, mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari para pecatur, dengan ikuti 60 peserta.

Menurut Sudirman Mansyur, turnamen ini diikuti pecatur dari 10 kabupaten/kota, di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Abdya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Singkil, hingga Simeulue.

Ia menyebut ajang ini sebagai bagian dari komitmen Media Haba Nusantara (Habanusantara.net) dalam mendukung perkembangan olahraga catur di Aceh.

Sudirman Mansyur juga mengungkapkan harapan dari para Pecatur Aceh agar turnamen serupa kembali dilaksanakan pada tahun mendatang. “Ini harapan dari para pecatur, mudah-mudahan disambut baik oleh owner Media Haba Nusantara,” katanya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *