JBNN.net | Harapan Timnas Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia harus kembali pupus. Bertanding di Stadion Bilino Polje, Azzurri takluk dari Timnas Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti 1-4 setelah bermain imbang 1-1 pada final playoff Grup A, Rabu (1/4) dini hari.
Italia sejatinya tampil agresif sejak awal pertandingan. Namun, justru Bosnia yang lebih banyak menciptakan peluang berbahaya. Meski demikian, Azzurri mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 lewat gol Moise Kean yang memanfaatkan kesalahan kiper Nikola Vasilj.
Keunggulan Italia tak lepas dari performa gemilang penjaga gawang Gianluigi Donnarumma yang beberapa kali menggagalkan peluang emas Bosnia, termasuk dari Ermedin Demirovic dan Ivan Basic.
Petaka datang bagi Italia jelang turun minum. Bek Alessandro Bastoni diganjar kartu merah oleh wasit Clément Turpin pada menit ke-41, membuat Italia harus bermain dengan 10 orang.
Unggul jumlah pemain, Bosnia semakin mendominasi permainan di babak kedua. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui gol Haris Tabakovic yang memanfaatkan bola rebound di depan gawang.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan usai, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, Bosnia tampil sempurna dengan mencetak empat gol, sementara Italia hanya mampu mencetak satu gol melalui Sandro Tonali. Dua eksekutor Italia, Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menjalankan tugasnya.
Kemenangan ini memastikan Bosnia dan Herzegovina mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Italia kembali harus menelan pil pahit setelah untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal lolos ke ajang sepak bola terbesar dunia, setelah sebelumnya absen pada edisi 2018 dan 2022.





