JBNN.net, Banda Aceh | Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Aceh dengan meninjau dua infrastruktur strategis, yakni Jembatan Lumut di Kabupaten Aceh Tengah dan Jembatan Kendawi di Kabupaten Gayo Lues, Kamis (6/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kunjungan diawali di Jembatan Lumut, Desa Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Wapres bersama rombongan tiba menggunakan helikopter yang mendarat di lapangan sepak bola dekat lokasi jembatan sebelum langsung menuju titik peninjauan.
Jembatan Lumut merupakan bagian dari ruas jalan nasional yang menghubungkan Takengon–Isé-Isé hingga Blang Kejeren. Infrastruktur ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di kawasan tengah Aceh.
Di lokasi, Wapres Gibran menerima paparan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional mengenai kondisi jembatan, penanganan yang telah dilakukan, serta rencana tindak lanjut untuk memastikan kelancaran akses transportasi.
Usai menerima penjelasan, Wapres bersama Wakil Gubernur Aceh meninjau langsung kondisi jembatan dan menyapa masyarakat yang telah menunggu sejak pagi. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu disambut antusias oleh warga yang berharap perbaikan infrastruktur dapat segera dituntaskan.
Usai dari Aceh Tengah, Wapres Gibran melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues. Rombongan kembali menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Seribu Bukit sebelum menuju Jembatan Kendawi di Desa Dabung Gelang.
Di Jembatan Kendawi, Wapres kembali menerima paparan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional mengenai kondisi jembatan, progres penanganan, serta langkah lanjutan yang disiapkan pemerintah untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Wapres Gibran kemudian meninjau langsung kondisi jembatan dan menyapa warga yang menyambut kedatangannya. Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan penanganan infrastruktur strategis di Aceh, khususnya yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.
Turut mendampingi kunjungan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Ketua DPRK Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Dandim Aceh Tengah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh semakin kuat dalam mempercepat pembangunan dan penanganan infrastruktur strategis guna menjaga konektivitas antarwilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.





