Terkait Hutang dan Belanja Obat RSUDYA Tapaktuan, Ini Penjelasan dr.Syah Mahdi, SpPD

Direktur RSUD Yuliddin Away Tapaktuan dr. Syah Mahdi,Sp.PD (Foto:Dok :Ist)

JBNN.Net |  Direktur RSUD Yuliddin Away Tapaktuan dr. Syah Mahdi, Sp.PD memberi penjelasan terkait hutang dan belanja obat.Angka hutang hutang RSUDYA tidak mencapai 50 M namun angkanya 43,9 M dan untuk obat-obatan dan bahan habis pakai Rp. 27.841.568.761 selebihnya ada beberapa kegiatan dan jasa layanan’.ungkapnya kepada wartawan,Sabtu (15/3/2025).

dr Syah Mahdi menyebut sebagian hutang itu sudah kita bayar sampai Maret tahun 2025 ini’.Di Rumah sakit tidak ada penumpukan obat-obatan dan BHP semua diawasi dengan baik serta dicek berskala setiap bulan.

Bacaan Lainnya

Pemesanan obat dan BHP, tetap masih terkendali dengan baik sesuai dengan kebutuhan dan tren penggunaan rencana kebutuhan di rumah sakit, bisa kita lihat obat kadaluarsa yang sangat kecil’.ujarnya

Lebih lanjut, dr.Syah Mahdi menyatakan layanan kepada masyarakat sampai saat ini tidak terganggu dan pemenuhan kebutuhan dasar layanan tetap masih terpenuhi.

Sejauh ini, RSUDYA juga setiap tahun sudah melalui lapisan audit mulai dari inspektorat, kantor Akuntan publik dan juga BPK, insyaAllah semuanya clear, tidak ada kendal maupun masalah

Kami pihak manajemen RSUDYA terus berkomitmen untuk lakukan efisiensi ketat agar tercipta keuangan yang baik dan layanan kepada masyarakat lebih berkualitas dan bermutu prima’.pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *