Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.390 per Dolar AS

Foto:Ilustrasi/Dok Ist

JBNN.Net | Nilai tukar rupiah terpantau melemah pada perdagangan Kamis pagi ini, berada di posisi Rp16.390 per dolar AS, turun 24 poin atau 0,15 persen dari penutupan sebelumnya. Pelemahan ini mencerminkan tren serupa yang terjadi pada mata uang di kawasan Asia.

Won Korea Selatan tercatat turun 0,18 persen, peso Filipina melemah 0,07 persen, dan baht Thailand mengalami penurunan sebesar 0,09 persen. Ringgit Malaysia juga melemah 0,11 persen, dolar Singapura turun 0,04 persen, dan yuan China melemah 0,04 persen. Di sisi lain, yen Jepang sedikit menguat 0,01 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,02 persen.

Bacaan Lainnya

Di antara mata uang negara maju, pergerakan bervariasi terlihat dengan poundsterling Inggris melemah  0,04 persen, dolar Australia melemah 0,02 persen, dan dolar Kanada minus 0,06 persen. Satu-satunya mata uang yang menguat di kelompok ini adalah franc Swiss, yang naik 0,08 persen. Sementara itu, euro Eropa stagnan di posisi 0,9416 per dolar AS pagi ini.

Pengamat komoditas dan mata uang, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan mengalami konsolidasi dengan kecenderungan pelemahan yang terbatas. Menurutnya, investor cenderung bersikap menunggu dan melihat hasil rapat dewan gubernur Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan sore ini.

“BI diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga untuk saat ini, namun tidak menutup kemungkinan akan menaikkannya di masa mendatang demi stabilitas nilai tukar rupiah,” ungkap Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Dengan mempertimbangkan sentimen di atas, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.350 hingga Rp16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.

Sumber:CNNIndonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *