Penyandang Disabilitas dan UMKM dibekali Ilmu Membangun Dunia Usaha.

 

Foto:Ist

JBNN.Net | Keterbatasan Fisik bukan salah satu alasan untuk mengampai cita-cita,Apalagi diera tehnologi digital masyarakat di tuntut harus siapa bersaing dalam dunia usaha.

Dibutuhkan ketrampilan  dan kapasitas yang memadai untuk bersaing sehingga dengan keterbatasan fisik genarasi muda khususnya di Aceh dapat mengembangkan potensi diri.

oleh sebab itu Dinas Koperasi dan UKM Aceh membekali 30 peserta pelaku usaha mengikuti bimbingan teknis dalam penguatan kapasitas UKM  diantaranya ada 6 Disabilitas.

Program ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 6 s.d 7 Desember 2022 di Sei Hotel Banda Aceh.

“Untuk peserta yang mengikuti pelatihan ini harus benar-benar fokus agar ilmu yang diberikan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terkhususnya para disabilitas yang mengikuti pelatihan ini menjadi pokok penting agar pemaparan ilmu yang diberikan pemateri dapat di kuasai dengan baik agar bermamfaat dan berkelanjutan dalam perkembangan ekonomi” kata Kepala Dinas koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aceh, Azhari, S.Ag, M.Si yang diwakili oleh Aswar S.Hut M.Ap Kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi UMKM Aceh dalam sambutanya saat membuka acara. Banda Aceh, Selasa (6/12/2022).

Kemudian dalam dunia usaha syarat utama  harus memiliki skil dasar, tempat untuk membuka usaha, ditambah lagi standar produknya sesuai kualitas hasil yang baik, karena dasar-dasar inilah yang menentukan seorang pelaku usaha produktif. Ujar Azwar

“Usaha itu akan berhasil bila memiliki dasar ilmu yang kuat, maka dengan melibatkan semua element tanpa pandang bulu ini akan membangunkan ekonomi yang kuat” Imbuhnya

Selanjutnya tambah Azwar bangkitnya perekonomian daerah itu ditentukan oleh para pelaku UKMKM, apabila pelaku UKMK bangkit maka perkonomian akan mendongkrak secara drastis, maka ini menjadi Fokus utama kita dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Dan nantinya mereka akan diberikan bantuan berupa alat usaha. Ucap Azwar

Diharapkan, semoga Bimtek wirausaha Pemula bermanfaat untuk masyarakat Aceh, pelatihan tersebut dirangkai dengan seleksi oleh tim juri dari Diskop UKM Aceh dan di akhir pelatihan nanti akan diberikan alat menjahit agar bisa digunakan dalam berwirausaha. Tuturnya Azwar

Salah satu peserta Bimtek Syamaun mengatakan pelatihan yang diberikan ini menjadi modal dasar bagi kami dalam membangun usaha yang nantinya kami jalankan dan kami harapkan kedepan disetiap acara yang dilakukan oleh pemerintah aceh dapat melibatkan para disabilitas, karena itu penting bagi kami. Tutupnya 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *