JBNN.net, Kuala Simpang |Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Aceh Tamiang tancap gas memanaskan mesin partai.
Lewat agenda pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di tingkat kecamatan, partai besutan Muhaimin Iskandar ini mengusung misi besar memecah kebuntuan kursi di parlemen lokal.
Agenda konsolidasi tersebut berlangsung di Kantor DPC PKB Aceh Tamiang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Kualasimpang, Minggu (20/9/2026).
Ketua DPC PKB Aceh Tamiang, Rusli, menegaskan bahwa langkah ini menjadi fondasi awal untuk menyatukan persepsi pengurus di 12 kecamatan demi memperkuat akar rumput partai.
“Inikan pembentukan ketua DPAC PKB. Arahan kita ke depan supaya semua ketua DPAC di 12 kecamatan bisa menyamakan persepsi dengan tujuan yang sama, yaitu membesarkan PKB,” kata Rusli kepada media ini Minggu sore.
Menyinggung posisi PKB yang saat ini masih kosong di legislatif Aceh Tamiang, Rusli optimistis kondisi tersebut bisa berbalik pada kontestasi mendatang. Strategi utamanya adalah merapikan struktur hingga tingkat terendah sebelum melangkah lebih jauh.
“Supaya masyarakat nanti ke parlemen ada tujuan, maka kita harus banyakkan kursi PKB di parlemen nanti. Kita fokus dulu pembentukan struktur hingga ke ranting, kita bentuk wadah dulu. Kalau sudah sampai ke ranting, kita sudah maju selangkah,” ucapnya lugas.
Ia pun mematok target besar untuk peta politik di bumi Muda Sedia.
“Yang jelas targetnya, kita hijaukan semua Tamiang ini. Kalau sudah hijau berarti sudah subur dan kita sudah maju. Jangan mundur, kalaupun mundur selangkah, majunya sepuluh langkah,” serunya.
Rusli menambahkan, antusiasme para calon pengurus kecamatan yang hadir menjadi sinyal positif.
Kendati demikian, ia mengingatkan pentingnya dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
Bagi PKB, kepentingan publik tetap menjadi muara utama dari pergerakan politik ini.
Sinyal optimisme serupa bertiup dari tingkat akar rumput. Pengurus DPAC Kecamatan Bandar Pusaka, Jamal Arif, menyatakan kesiapannya untuk mengamankan basis suara di wilayahnya.
Ia menyasar target realistis namun ambisius untuk daerah pemilihannya.
“Semoga ke depannya PKB ini punya gaung. Artinya untuk Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya Kecamatan Bandar Pusaka, target dua kursi untuk DPRK,” katanya mantap.
Jamal menilai, soliditas kepengurusan di tingkat bawah menjadi kunci utama meraih kepercayaan publik.
“Komitmennya harus jelas. Pengurus di kecamatan itu seyogianya harus makmur dulu, artinya kita majukan PKB ini di kampung kita masing-masing dulu,” pungkasnya.





