‎Nazli ND Konsisten bertarung di Musda DPD PAN Abdya, berikut profil singkat seluruh calon Formatur

Nazli ND(Foto:Dok Jbnn.net/Abdul Razak)

JBNN.Net |  Nazli ND namanya, seorang kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Barat Daya yang saat ini terhitung sudah belasan tahun mengabdi membesarkan partai berlambang matahari.

‎”jika amanah seluruh anggota formatur menunjuk saya sebagai ketua, insyaallah hal pertama yang akan kami lakukan adalah memperkokoh jaringan kader hingga ke Desa, Partai PAN di Abdya pernah berada puncak pada masanya yaitu tahun 2004  hingga 2009, partai PAN memperoleh 6 kursi dari 24 anggota DPRK hingga kita menguasai satu Fraksi. adalah prioritas untuk kita kembalikan kejayaan itu” ucap Nazli di sela-sela kegiatan Halal bihalal partai PAN.

‎Jelang Musyawarah Daerah ke 5 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Abdya. Nazli yang notabene seorang Jurnalis masuk sebagai salah satu calon formatur setelah mendaftarkan diri kepada panitia Pelaksana Musda di Kabupaten tersebut.

‎Panitia penyelenggara Musda DPD PAN Abdya telah menyerahkan 6 nama dari berkas pencalonan ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Aceh pada bulan Maret 2025 lalu, diantaranya Said Rian Suherza, Arjuna Putra, Ikhsan, Said Abbas, Salman dan Nazli ND.

‎Nazli merupakan sosok yang sangat familiar di Kabupaten Abdya, berprofesi sebagai seorang buruh tinta tidak mengurangi niat tulus Nazli untuk mengikuti kontestasi merebut kursi ketua di partai PAN Abdya.

‎Sebagai sosok yang sudah masak dengan dinamika politik di tanoeh Breuh sigupai, sejauh ini Nazli masih konsisten dengan partai yang telah membesarkan nama itu, ia berani bersaing dengan 5 calon formatur lain yang memiliki latar belakang sangat variatif bahkan 2 diantaranya anggota DPRK.

‎Said Rian Suherza misalnya, selain anggota dewan ia juga seorang pengusaha muda Abdya yang telah mengukir sejarah di partai itu, sebelum terpilih sebagai anggota DPRK Abdya tahun 2014, ia pernah memperoleh suara terbanyak kedua dari Partai PAN saat mencalonkan diri sebagai caleg DPRA tahun 2019.

‎Selain Said Rian Suherza, masih ada Said Abbas anggota DPRK Abdya dua periode sejak tahun 2019, Said Abbas kembali terpilih sebagai caleg DPRK dapil II Kecamatan Manggeng, Lembah Sabil, Tangan-tangan dan Setia pada tahun 2024.

‎Said Abbas merupakan sosok kader yang berhasil melanjutkan jabatan sebagai anggota DPRK Abdya dua kali berturut-turut melalui partai PAN, bisa dibilang putra asli Manggeng ini tidak kaleng-kaleng untuk masuk bursa calon formatur.

‎Arjuna Putra, SE, juga bukan orang baru dalam kancah politik Abdya, saat ini ia dipercaya menjabat bendahara umum DPD PAN Abdya, dan telah memasuki satu periode kepengurusan lamanya. Arjuna Putra juga pernah menduduki kursi wakil rakyat di DPRK Abdya pada tahun 2009 lalu.

‎Ihsan Jufri putra Kecamatan Kuala Batee sekaligus mantan anggota DPRK dari partai PAN Abdya juga berpeluang untuk menduduki kursi ketua di Musda yang akan datang, ikhsan merupakan calon formatur paling muda di antara kelima calon lainnya, sosok pendakwah ini harus absen di DPRK Abdya mewakili dapil III pada pileg 2024, ia belum mampu melanjutkan kursi dewan setelah mengantongi lebih kurang 1.400 suara di sebabkan kalah perangkingan partai.

‎Kemudian calon formatur lain ada Salman atau Nas record, pengusaha yang telah melewati halang rintang dunia usaha ini tidak bisa dipandang sebelah mata, meskipun ia tidak pernah mengikuti kontestasi secara langsung di ajang pileg, tetapi ia mampu menorehkan hasil saat bermain di belakang layar pada beberapa kali pileg di Abdya.

‎Seluruh calon formatur memiliki rekam jejak panjang di dalam partai, berkaca dari pengalaman Nazli ND meyakini siapapun yang diamanatkan menduduki kursi ketua DPD PAN Abdya periode 2025-2030 akan memiliki lonjakan SDM kepengurusan yang kuat.

‎”seluruh calon formatur merupakan kader tulen partai PAN Abdya, kita bisa melihat mereka memiliki SDM yang bagus, jadi siapapun yang berhasil menjadi ketua kami meyakini partai PAN akan memiliki lonjakan kepengurusan”. Tutur wartawan senior itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *