Manfaatkan Lahan Kosong, Petani Tambak di Abdya Raup Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Foto:Dok Jbnn.net/Abdul Razak

JBNN.net | Memanfaatkan lahan kosong menjadi tambak udang vaname, seorang petani asal Desa Ladang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berhasil meraih omzet ratusan juta rupiah setiap bulan. Dialah Wahyu, pembudidaya udang yang kini sukses mengembangkan usaha dari nol.

Wahyu memulai budidaya udang jenis Litopenaeus vannamei sejak tahun 2023 dengan modal dua petak tambak berukuran 25 x 25 meter. Meski sempat jatuh bangun, kerja kerasnya berbuah manis. Kini, ia mampu menghasilkan panen dalam jumlah besar melalui sistem panen parsial.

“Alhamdulillah, setelah beberapa kali percobaan, baru di tahun 2025 ini hasilnya cukup besar dibanding sebelumnya,” kata Wahyu kepada jbnn.net, Selasa (19/8/2025).

Pada panen terbarunya, Wahyu berhasil menjual sekitar 4,5 ton udang vaname. Dengan harga jual di pasaran, omzet yang diraihnya pun mencapai ratusan juta rupiah.

Ia menjelaskan, masa panen udang vaname biasanya berlangsung 3,5 hingga 4 bulan sejak bibit ditebar. Faktor perawatan, pemberian pakan, serta kondisi tambak sangat menentukan keberhasilan panen.

“Setidaknya saya harus menyediakan sekitar 10 ton pakan setiap musim hingga menjelang panen,” ujarnya.

Dengan dibantu dua pekerja, Wahyu biasanya memanen udang pada usia 100–120 hari, ketika bobotnya sudah mencapai 20–40 gram per ekor.

Meski demikian, usaha tambak udang bukan tanpa risiko. Ancaman penyakit seperti white feces disease (WFD) atau berak putih menjadi momok utama bagi petambak. Selain itu, hama darat seperti biawak dan kepiting, bahkan serangan burung, juga berpotensi menurunkan hasil panen.

“Bisa dibilang kami harus 24 jam memantau kondisi tambak. Kalau lengah sedikit saja, risiko kerugian bisa besar,” kata seorang kerabat Wahyu.

Berbekal ketekunan dan manajemen budidaya yang baik, Wahyu kini membuktikan bahwa lahan kosong bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan, bahkan mengantarkan seorang petani desa meraup omzet setara pengusaha besar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *