![]() |
| Pemandangan Indah dari Puncak Geurutee(foto:Ist) |
JBNN.Net, Aceh Besar | Keindahan alam Geurutee tentu sudah tak asing lagi bagi para musafir yang sudah terbiasa melintasi Barat-Selatan Aceh maupun para wisatawan yang khusus datang memanjakan dirinya menikmati suasana yang jauh dari keramaian pusat kota.
Wilayah yang menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Jaya ini dapat dijumpai setelah melalui dua gunung sebelumnya, Gunung Paro dan Gunung Kulu dari arah Ibu Kota Aceh, Kota Banda Aceh. Tempat yang menjadi singgahan maupun tujuan khusus para pengunjung ini dapat ditempuh menggunakan perjalanan darat selama 1 jam 30 menit dari kota Banda Aceh.
Di lokasi yang terletak persis di puncak gunung Geurutee tersebut dapat dilihat berjejeran warung-warung kecil yang menyediakan berbagai macam aneka makanan dan minuman untuk menemani para pengunjung. Warung-warung kecil tersebut persis menghadap ke arah bentangan lautan Samudera Hindia, menghasilkan pemandangan yang sangat indah yang memanjakan mata.
Salah satu Musafir dari Aceh Selatan Kamal menyampaikan bahwa indahnya alam Gurute ini selalu membuat saya akan singah sebelum melanjutkan perjalan menuju banda Aceh.
Selain tempat singah pasca melalui perjalanan panjang,tentu dipuncak wisata tersebut di maanfaatkan penikmat wisata alam,khusus bagi yang beragama Islam untuk singgah sesaat menunaikan ibadah shalat,walaupun tidak ada sarana ibadah yang megah namun ada persedian tempat beribadah disana.
“biasanya kegiatan kami digurute selain menikmati mie kas gurute dan secangkir kopi atau kelapa muda kami biasanya melaksanakan sholat ashar disini”
![]() |
| Siamang Terlihat turun dari puncak gunung geurute(Foto:ist) |
Kemudian Tak hanya itu, puncak Geurutee ini juga kerap kali dikunjungi oleh berbagai macam primata, mulai dari monyet yang menanti para pengunjung di titik-titik tertentu sebelum mencapai Geurutee hingga Siamang yang merupakan hewan yang saat ini termasuk dalam spesies langka karena deforestasi habitatnya.
Khusus Siamang, hewan ini sering turun sesuai dengan jadwal tertentu menghampiri beberapa warung yang ada di sana. Para pemilik warung sudah menyediakan beberapa sisir pisang sehingga para pengunjung dapat dengan langsung menghampiri primata tersebut dengan memberikan mereka pisang yang menjadi makanan kesukaannya. Hewan langka tersebut sudah terbiasa dengan jadwal rutinnya untuk turun menghampiri warung-warung yang ada di sana.
Keindahan alam Geurutee memang dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang pantas untuk dikunjungi bagi yang ingin menjauh sebentar dari pusat kota. Dan tentunya alam Geurutee juga menjadi salah satu bukti kekayaan alam Serambi Mekkah ini yang memiliki potensi yang sangat besar untuk mendatangkan wisatawan-wisatawan dari luar Aceh hingga dari mancanegara.[ADV] Reza







