Apresiasi Misi Mualem Dekfadh untuk Kemakmuran Rakyat Aceh melalui Strategi Kemandirian Ekonomi

JBNN.Net |  Ketua Bidang PP Mualem Center Aceh, Alufi, menegaskan bahwa visi dan misi dalam Pilkada Aceh memegang peran krusial dalam membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, visi dan misi pasangan calon Gubernur harus mencerminkan aspirasi rakyat Aceh, guna memastikan bahwa kepemimpinan yang ditawarkan selaras dengan harapan masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

Itu sebabnya, Ia  mengapresiasi strategi misi yang diusung oleh pasangan calon Gubernur Muzakir Manaf dan Fadhlullah, terutama dalam upaya menciptakan “Kemandirian Ekonomi Aceh”.

Menurutnya, misi ini sangat dinantikan oleh rakyat Aceh, mengingat kemandirian ekonomi merupakan langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Aceh.

“Kemandirian ekonomi adalah fondasi yang harus dibangun untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan di Aceh. Ini menjadi fokus utama dalam misi Muzakir Manaf dan Fadhlullah”, ungkap Alufi, kepada Media ini, Sabtu 28 September 2024.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan adalah solusi yang dapat meminimalisir ketergantungan pada sumber daya luar, serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat. Sehingga rakyat Aceh diharapkan dapat merasakan pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan.

Pilkada Aceh menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bagi Aceh, terutama dalam menciptakan kesejahteraan ekonomi yang merata.

Alufi optimis bahwa visi dan misi kemandirian ekonomi yang diusung oleh pasangan Muzakir Manaf dan Fadhlullah akan menjadi daya tarik utama bagi rakyat Aceh, sekaligus menjadi penentu kemenangan dalam pemilihan mendatang.

Alufi juga menguraikan strategi yang akan dilakukan untuk merealisasikan kemandirian ekonomi tersebut yang berbasis pada sektor unggulan Aceh. Berikut adalah poin-poin utama strategi tersebut

Strategi:
1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan mendorong Hilirisasi untuk penguatan struktur ekonomi daerah.

2. Mengoptimalkan produktivitas lahan produktif dan pemanfaatan lahan-lahan terlantar disertai penyediaan input, sarana produksi, dan mekanisasi untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah hasil-hasil pertanian.

3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku usahatani dan memberdayakan kelembagaan petani/nelayan.

4. Mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.

5. Mendorong iklim perbankan berbasis Syari’ah yang mendukung pembiayaan untuk pengembangan usaha di sektor rill serta pelaku
Usaha kecil dan Mikro (UKM).

6. Meningkatkan hubungan kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah, swasta, dan asosiasi pelaku ekonomi di daerah.

7. Membangun iklim dunia usaha dan iklim investasi yang kondusif yang mampu mendorong minat para pemilik modal (investor)mengembangkan usaha dan berinvestasi di Aceh.

Semua itu sangat realistis dan bisa terlaksana dengan baik di Aceh, karena sejalan dengan Program Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat.

Menyambung hal tersebut, Alufi mengajak seluruh Rakyat Aceh untuk ikut Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat dengan Memilih Mualem Dekfadh sebagai Pilihan Gubernur Aceh.

“Kita  optimis bahwa visi dan misi kemandirian ekonomi yang diusung oleh pasangan Muzakir Manaf dan Fadhlullah akan menjadi daya tarik utama bagi rakyat Aceh, sekaligus menjadi penentu kemenangan dalam pemilihan mendatang”, ujarnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *