CMHS USK Gelar Rapat Kerja 2026: Menyatukan Visi, Memperkuat Kolaborasi, Mewujudkan Dampak

JBNN.net, Banda Aceh | Center for Mental Health and Social-Wellbeing Research (CMHS) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada Jumat (3/7) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh. Mengusung tema “Menyatukan Visi, Memperkuat Kolaborasi, Mewujudkan Dampak”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah pengembangan CMHS sekaligus memperkuat sinergi antar divisi dalam mendukung tercapainya visi pusat riset.

Rapat kerja dihadiri oleh pimpinan dan seluruh anggota CMHS USK. Melalui forum ini, setiap divisi memaparkan rencana program kerja yang akan menjadi fokus pelaksanaan selama satu tahun ke depan. Banda Aceh, 3 Juli 2026

Diskusi berlangsung secara partisipatif untuk memastikan setiap program saling terintegrasi, realistis, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam sesi pemaparan program kerja, Divisi Riset dan Data menyampaikan berbagai agenda strategis yang berfokus pada penguatan kualitas penelitian, pengembangan basis data riset, peningkatan produktivitas publikasi ilmiah, serta pengembangan sistem monitoring dan evaluasi kinerja penelitian. Divisi ini juga menekankan pentingnya riset berbasis data yang mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi isu kesehatan mental dan kesejahteraan sosial.

Sementara itu, Divisi Kemitraan memaparkan strategi perluasan jejaring kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, industri, serta mitra internasional diharapkan dapat membuka peluang penelitian kolaboratif, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan yang sama, Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat menyampaikan program-program yang diarahkan untuk menjembatani hasil penelitian dengan implementasi di masyarakat. Berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, pelatihan, hingga intervensi berbasis komunitas dirancang agar hasil riset CMHS tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam isu kesehatan mental dan kesejahteraan sosial.

Adapun Divisi Publikasi dan Komunikasi memaparkan strategi peningkatan diseminasi informasi melalui berbagai platform komunikasi. Program yang disusun meliputi penguatan identitas dan branding CMHS, optimalisasi media sosial dan website, produksi konten ilmiah yang lebih mudah dipahami publik, dokumentasi kegiatan, hingga penyusunan laporan dampak (impact report) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.

Melalui forum rapat kerja ini, seluruh peserta juga melakukan sinkronisasi antarprogram sehingga setiap kegiatan yang dirancang dapat saling mendukung dan menghasilkan dampak yang lebih luas. Kolaborasi lintas divisi menjadi salah satu poin utama yang disepakati untuk memperkuat posisi CMHS sebagai pusat riset multidisiplin yang mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan mental dan kesejahteraan sosial secara komprehensif.

Ketua CMHS USK, Dr. Haiyunnisa, S.Psi, M.Psi., Psikolog dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja bukan sekadar agenda penyusunan program tahunan, melainkan ruang untuk membangun komitmen bersama dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui semangat kolaborasi dan inovasi, kami berharap seluruh program yang dirancang mampu menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. CMHS berkomitmen menjadi pusat riset yang adaptif terhadap berbagai tantangan kesehatan mental dan kesejahteraan sosial, baik di tingkat lokal maupun global,” ujar Dr. Haiyunnisa.

Melalui Rapat Kerja 2026 ini, CMHS USK menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem riset yang inovatif, memperkuat jejaring kolaborasi, serta mendorong lahirnya berbagai program yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semangat “Innovate – Advocate – Collaborate” diharapkan menjadi landasan dalam setiap langkah dan program yang dijalankan sepanjang tahun mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *