49 Mahasiswa Aceh Lulusan PEM Akamigas Diwisuda, Enam Sudah Diterima Kerja di Perusahaan Energi

Foto:Dok Ist

JBNN.Net | Pemerintah Aceh melalui program beasiswa penuh berhasil menghantarkan 49 mahasiswanya menyelesaikan pendidikan tinggi di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas, Cepu, Jawa Tengah.

Para mahasiswa tersebut diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-54 Program Sarjana Terapan pada Kamis, 17 Juli 2025.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Dr Syaridin M.Pd, hadir mewakili Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf.

Dalam keterangannya, Syaridin menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian anak-anak Aceh yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu.

“Semua penerima beasiswa Pemerintah Aceh yang diterima tahun 2021 ini, sudah menyelesaikan pendidikan tepat waktu, 8 semester. Semuanya sudah selesai kuliah dan Alhamdulillah hari ini semuanya diwisuda, siap terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Program beasiswa ini diberikan kepada putra-putri terbaik Aceh dari berbagai pelosok, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, anak yatim, dan yang nyaris kehilangan harapan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Pada awalnya mereka yang terpilih ini adalah anak-anak yang tidak berminat lagi kuliah, karena ekonomi orang tuanya yang tak mendukung. Tapi dengan beasiswa Pemerintah Aceh ini, kini mereka telah menjadi teknisi di bidang pengeboran migas, pengolahan dan sebagainya,” tambah Syaridin.

Beberapa alumni mengaku sempat berpikir untuk langsung bekerja selepas SMA. Namun, informasi tentang beasiswa dari Pemerintah Aceh yang tiba menjelang kelulusan membangkitkan kembali harapan mereka.

“Bak kabar dari surga, mimpi besar yang sudah coba dikubur pun bangkit kembali,” kata salah satu penerima.

Mereka kemudian mendaftar, dan tim BPSDM Aceh turun langsung ke rumah calon penerima untuk melakukan verifikasi sebelum mengirim mereka ke berbagai perguruan tinggi dengan dukungan beasiswa penuh.

Di PEM Akamigas, para mahasiswa Aceh ini menempuh pendidikan di berbagai jurusan, yakni:
• Teknik Produksi Minyak dan Gas (6 orang)
• Logistik Minyak dan Gas (11 orang)
• Teknik Pengolahan Minyak dan Gas (10 orang)
• Teknik Instrumentasi Kilang (11 orang)
• Teknik Mesin Kilang (11 orang)

Kabar menggembirakan datang dari enam alumni yang telah diterima kerja di sejumlah perusahaan energi terkemuka di Indonesia. Dua di antaranya kini bergabung di anak usaha Pertamina, PT Elnusa Petrofin. Selebihnya tersebar di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, PT Depriwangga Engineering, PT Asuka Engineering Indonesia, dan PT Mapan Jayamakmur Sejahtera, sebuah perusahaan penyedia jasa sektor migas.

“Yang paling menggembirakan, ada 6 orang anak-anak Aceh tersebut saat ini sudah diterima di sejumlah perusahaan energi Indonesia, seperti anak usaha Pertamina,” ujar Syaridin. Ia juga menyebut, beberapa lainnya sedang mengikuti tahap wawancara akhir di perusahaan-perusahaan yang berbasis di Jakarta, Yogyakarta, dan Kalimantan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *