PN Bandung Kabulkan Praperadilan Pegi Setiawan, Penetapan Tersangka dinyatakan Tidak Sah

Pegi Setiawan Saat Ditangkap Polisi (Foto: Tangkap Layar Youtube KOMPASTV)

JBNN.Net | Pengadilan Negeri (PN) Bandung mengabulkan permohonan praperadilan Pegi Setiawan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon. Hakim tunggal Eman Sulaeman memutuskan bahwa penetapan tersangka terhadap Pegi oleh penyidik Polda Jabar tidak sah dan harus dihentikan.

“Mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” kata hakim Eman dalam sidang di PN Bandung pada Senin (8/7). Ia menambahkan, “Menyatakan proses penetapan tersangka kepada pemohon berdasarkan surat ketetapan nomor: SK/90/V/Res124/2024/Ditreskrimum tanggal 21 Mei 2024 atas nama Pegi Setiawan beserta surat yang lainnya dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum.”

Bacaan Lainnya

Hakim Eman juga menekankan bahwa proses penetapan Pegi sebagai tersangka tidak sah karena Pegi belum pernah diperiksa sebagai calon tersangka dalam proses penyidikan. “Menyatakan tindakan termohon sebagai tersangka pembunuhan berencana adalah tidak sah dan tidak berdasarkan hukum. Menetapkan batal demi hukum. Memerintahkan kepada termohon untuk menghentikan penyidikan kepada pemohon, memerintahkan kepada termohon untuk melepaskan pemohon dan memulihkan harkat martabat seperti semula,” jelasnya.

Menanggapi putusan ini, Kabid Hukum Polda Jabar, Kombes Nurhadi Handayani menyatakan bahwa pihaknya akan patuh terhadap putusan hakim. “Kita akan koordinasi dengan penyidik nanti. Kalau misalkan dari putusan hakim ditindaklanjuti jadi untuk dihentikan penyidikan dan segera dibebaskan, jadi kita tetap patuh apa yang diputuskan oleh hakim. Nanti kordinasi dengan penyidikan untuk langkah selanjutnya,” ungkap Nurhadi usai pembacaan putusan.

Putusan ini membawa angin segar bagi Pegi Setiawan yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Vina di Cirebon. Dengan putusan ini, diharapkan penyidikan dapat dihentikan dan Pegi dapat segera dibebaskan serta harkat dan martabatnya dipulihkan.

 

 

 

 

 

Sumber : CNNIndonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *