JBNN.Net | Harapan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 menghadapi ujian berat setelah kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hasil ini membuat Skuad Garuda merosot ke peringkat lima klasemen Grup C, menyisakan tiga laga yang akan menentukan nasib mereka di turnamen ini.
Saat ini, Timnas Jepang masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 16 poin, diikuti Australia di posisi kedua dengan 10 poin.
Sementara itu, persaingan di papan tengah semakin sengit, dengan Arab Saudi (-3), Bahrain (-5), China (-10), dan Indonesia memiliki poin yang sama, yakni enam angka.
Dengan selisih gol yang tidak jauh berbeda, peluang untuk melaju ke babak berikutnya masih terbuka bagi keempat tim tersebut.
Meski kalaha telakĀ dari Australia, peluang Indonesia untuk tetap bersaing masih ada. Dengan format kualifikasi yang memungkinkan tim peringkat ketiga dan keempat melaju ke babak keempat, maka skuad asuhan patrick Kluivert masih memiliki kesempatan untuk menjaga asa menuju Piala Dunia.
Namun, skenarionya jelas, Indonesia wajib memenangkan dua dari tiga laga tersisa. Target realistis adalah meraih tiga poin saat menghadapi Bahrain (25 Maret 2025) dan China (5 Juni 2025).
Jika berhasil, perolehan poin akan meningkat signifikan dan membuka peluang finis di posisi ketiga atau keempat.
Di laga terakhir, Indonesia akan menghadapi Jepang (10 Juni 2025). Meski sulit, setidaknya hasil imbang akan menjadi tambahan krusial dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Jika Indonesia mampu mengoleksi 12 poin, peluang finis di posisi empat besar sangat terbuka.
Di babak keempat Indonesia akan bersaing dengan lima tim lain dari Grup A, B, dan C yang juga finis di posisi ketiga dan keempat.
Enam tim ini akan dibagi menjadi dua grup berisi tiga tim. Tim yang finis sebagai juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia, sedangkan runner-up harus melalui babak playoff untuk mendapatkan tiket terakhir.






