Gunakan Senjata Rakitan, Pria Ini Tembak Selingkuhan Istri Hingga Tewas

Sosok tersangka penembakan, S (46) saat konferensi pers di Polres Tanahlaut,(Foto: Dok BANJARMASINPOST.CO.ID)

JBNN.Net | Insiden penembakan yang terjadi di Desa Benualawas, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, pada Minggu (30/3/2025) siang, menggegerkan warga setempat. Pelaku berhasil diamankan polisi dalam waktu singkat setelah kejadian tanpa memberikan perlawanan.

Kapolres Tala, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, dalam konferensi pers di Mapolres Tala pada Senin (31/3/2025), mengungkapkan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Ia didampingi Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo, serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku berinisial S (46), warga Desa Tirtajaya, Kecamatan Bajuin, mendatangi Desa Benualawas bersama anaknya, MJA (20). Kedatangan mereka bertujuan mencari istri S, R, yang diketahui pergi bersama korban, SA (39), warga Benualawas.

“Saat itu, tersangka mengadukan kepergian istrinya kepada Kepala Desa Benualawas,” ujar Kapolres.

Kepala desa kemudian meminta S untuk menunggu di kantor desa, sementara ia berupaya menghadirkan R ke lokasi tersebut. Selang beberapa menit setelah kedatangan R, korban SA tiba di tempat kejadian dengan sepeda motor. Melihat tersangka, korban tampak panik, menjatuhkan motornya, lalu berlari ke belakang kantor desa.

Tersangka yang telah membawa senjata api rakitan langsung mengejar korban. Di tengah pelariannya, korban bertemu dengan anak pelaku, yang menyebabkan langkahnya terhenti. Saat itulah S menembakkan senjata dari jarak sekitar delapan meter, mengenai korban hingga roboh.

Tak lama setelah kejadian, sekitar pukul 13.40 Wita, petugas kepolisian yang telah bersiaga segera mengamankan tersangka beserta barang bukti. Meskipun memiliki peluang untuk melarikan diri, S tetap berada di lokasi dan tidak memberikan perlawanan saat ditangkap.

Peristiwa ini mengundang perhatian luas masyarakat. Kepolisian saat ini masih mendalami motif di balik penembakan tersebut, termasuk asal-usul senjata api rakitan yang digunakan oleh pelaku.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *