![]() |
| Foto:Ist |
JBNN.Net |Lifter binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh yang tergabung dalam Tim nasional (Timnas) Indonesia di SEA Games ke-32 Kamboja memperoleh dua medali perak dari Cabang Olahraga (Cabor) angkat besi.
Kedua medali perak itu masing-masing dipersembahkan oleh M. Zul Ilmi Kelas 89 kilogram putra dan Nurul Akmal kelas +71 kilogram putri saat bertanding di Taekwondo Hall, Olympic Complex, Phnom Penh.
“Alhamdulillah, dari dua atlet Aceh yang tergabung dalam Timnas Angkat Besi Indonesia, keduanya berhasil merebut medali,” kata Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar alias Abu Razak, , dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Mei 2023.
Abu Razak Sendiri hadir langsung di lokasi pertandingan untuk menyemangati para atlet. Dirinya didampingi oleh Wakil Ketua I KONI Aceh T. Rayuan Sukma, Wakil Ketua II Bachtiar Hasan, dan Bendahara Kennedi Husen.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh T. Rayuan Sukma, menjelaskan Zul Ilmi hanya mampu mengangkat Snatch dengan 145 kilogram. Namun, saingan terberatnya adalah Quoc Toan Nguyen asal Vietnam
“Tidak hanya unggul dari seluruh peserta, Zul Ilmi juga mampu memecahkan rekor SEA Games sebelumnya 150 kilogram dengan angkat 155 kilogram,” ujar dia.
Pada angkatan clean dan jerk, kata T. Rayuan, Zul Imi mengangkat 183 kilogram. Sedangkan atlet Vietnam kembali pecahkan rekor clean dan jerk SEA Games dengan angkatan 190 kilogram.
“Dengan hasil itu, Zul Ilmi, lifter kelahiran 1996 asal Aceh Besar itu menempati posisi kedua atau medali perak,” ujarnya.
Sementara Nurul Akmal mencatatkan Snatch dengan angka 115 kilogram sebagaimana saat Olimpiade Tokyo 2020. Pesaing terdekatnya adalah atlet Thailand Duangaksorn Chaidee yang mampu mengangkat Snatch 122 kilogram.
Pada Clean danJerk, Nurul mampu mengangkat 148 kilogram. Dia gagal menyalip ketika berusaha mengangkat 156 kilogram. Sedangkan lawannya atlet Thailand mampu mencatatkan 148 kilogram.
“Total angkatan Duangaksorn Chaidee 270kilogram dan menjadi juara, sedangkan Nurul Akmal menempati peringkat kedua dengan total 263 kilogram,” ujar T. Rayuan.
Ketua Pelatda KONI Aceh, Bachtiar Hasan, mengatakan bahwa Zul Ilmi dan Nurul Akmal merupakan atlet angkat besi andalan Aceh yang dipersiapkan untuk mengikuti berbagai ajang, khususnya menuju PON XXI Tahun 2024 Aceh-Sumut.
“Baik Zul Ilmi dan Nurul Akmal sudah berusaha maksimal, dan mampu membuat persaingan ketat. Ini adalah capaian yang luar biasa,” ujarnya







