Film “Pekaba” Karya Anak Muda Akan Tayang Perdana di Tamiang

JBNN.Net | Kreatifitas Anak-anak muda  di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh membuat sebuah film yang bernuasa budaya dan kearifan lokal budaya.

Film “Pekaba” yang akan tayang perdana di  Aneska Coffee & Resto  Jl. Rantau, Kp. Durian, Kec. Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Hari Jum’at 08 Maret 2024 pukul 19:30 WIB sampai dengan selesai.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Studio Baswara, Muhammad fadillah Ikhwan mengatakan, film ini memiliki alur cerita tentang budaya masyarakat Aceh Tamiang yang mermiliki cara khusus dalam mendongeng, dengan menggunakan rempah dapur sebagai media bercerita.

Karena itu, Ia  mengajak masyarakat Aceh Tamiang khususnya, untuk menonton film Pekaba yang inspiratif dan menjadi sebuah karya anak bangsa.

“Kita Bakal gelar Film Pendek ini di Aneska malam sabtu jam tujuh lewat tiga puluh” beber Muhammad Fadillah Ikhwan.

Saat ditanya persiapan dan persyaratan untuk menonton,pihaknya yang banyak berkolaborasi menuturkan, bahwa persiapan nya sudah sangat matang serta untuk pengunjung yang ingin menonton di gratiskan.

“Persiapan hampir kelar, delapan puluh persen lah, tidak ada persyaratan, semua umur boleh datang, ayok datang lah kita nonton sama-sama. Gas terus!! Orang gratis kok!! Paparnya.

Muhammad fadilah Ikhwan menjelaskan, setiap dari kita punya tanggung jawab bersama bahu-membahu untuk saling menjaga warisan budaya di tengah gempuran tekhnologi yang semakin tidak bisa di kontrol.

“Dalam keadaan globalisasi yang terus berkembang, kebudayaan lokal sering kali terancam oleh arus modernisasi yang tak terelakkan. Film ini bukan hanya narasi visual, tetapi juga sebuah panggilan untuk bertindak.

“Sebuah upaya kolaboratif untuk menginspirasi tindakan positif dalam menjaga warisan budaya kita bersama”. Ungkap nya.

Lebih lanjut, Muhammad fadillah Ikhwan menjelaskan, Produksi film ini ditujukan sebagai salah satu bentuk keikutsertaan Studio Baswara dalam meningkatkan nilai kebudayaan Aceh Tamiang yang diimplementasikan kedalam karya seni berupa film pendek.

Film ini adalah sebuah karya yang mencoba menggambarkan serta menyelami kehidupan dan kebudayaan masyarakat Aceh Tamiang.

“Begini ya, kita ini di Tamiang banyak anak muda yang kreatif sebenarnya, Ya cuma kadang-kadang ya gitulah, ruang-ruang untuk kita berkarya ini agak kurang. Kita juga gak mau nanti kedepan generasi kita tergerus dengan zaman dan melupakan budaya” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Muhammad Fadillah Ikhwan menuturkan, proses shooting Film “pekaba”, di kerjakan secara kolektif diantaranya ada Komunitas Ruang Baca, Balas Budi whorkshop, komunitas Merakinoia, By bumoe dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I.

“Kita mencoba Kolaborasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I, kemudian By Bumoe dan Komunitas Merakinoia. Temen-temen dari Ruang Baca juga Balas Budi Whorkshop pun turut bantu” Ungkap nya.

Pimpinan Studio baswara sekaligus Sutradara dari Film Pekaba ini berharap kepada pemerintah khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang harus lebih jeli dalam melihat potensi anak-anak muda yang ada di Aceh Tamiang. Sebagai pemuda yang memiliki potensi dan keterampilan di bidang film.

“Ya harapan nya, pemerintah coba melihat sekitar, ada beragam komunitas di Aceh tamiang ini yang berpotensi, kalau bisa di rangkul dan kita garap sama-sama kan lebih mulus dan mudah. Khususnya di bidang per film man.” Kata dia.

Terakhir Muhammad Fadillah Ikhwan menjelaskan, agar supaya pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dapat lebih memperhatikan dan mengapresiasi industri kreatif.

Meskipun minimnya perhatian dan bantuan anggaran, dia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa fasilitas, pelatihan, serta platform untuk mempromosikan karya-karya nya.

Dengan demikian, Komunitas Film dapat terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif di daerah ini.

“Misalkan pun gak di kasi anggaran, paling tidak, kami di dukung aja pun jadi. Minimal ada ruang untuk kami berkarya, Toh juga nanti yang di lirik Bumi Muda sedia kita ini juga” tutupnya.

Penulis: Ricky Syahrudi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *