JBNN.Net | Sah, Zulfadli A.Md atau akrab disapa Tgk Abang Samalangga sebagai Ketua DPR Aceh Sisa Masa Jabatan 2019-2024, mengantikan Saiful Bahri atau Pon yaya
Ini sejalan dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Mendagri No:100.2.1.4-4149 Tahun 2023, tanggal 16 Oktober 2023, tentang Peresmian Pengangkatan Ketua DPR Aceh
Pengambilan Sumpah dan pelantikan Zulfadli dipimpin oleh Pelaksana Tugas(Plt) Ketua DPRA Dalimi pada Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRA,Kamis 19 Oktober 2023.
Kemudian pelantikan dan pengucapan sumpah Zulfadhli dipimpin oleh Samsul Qamar Selaku Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh
Usai pengambilan Sumpah Zulfadli mendapat sambutan hangat dari anggota DPRA,dan Para simpatisan PA yang mengisi Ruang DPRA.
Ketika protokol menanggil Nama Zulfadli untuk mengisi kursi Ketua DPRA para hadirin bertepuk tangan menyambut Zulfadli sebagai Ketua DPRA baru.
Dalam Pidato Pertamanya Zulfadli menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang di berikan,dia mengajak semua pihak bekerjasama bahu membangunan Aceh kedapan.Serta mengajak Pj Gubernur Aceh untuk bersinergi dalam membangun komunikasi kedepan
Menurut Zulfadhli, sesuai UU No: 11/2006 tentang Pemerintah Aceh menegaskan, Pemerintah Aceh merupakan pemerintahan provinsi dalam NKRI. Ini sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, yang dijalankan Pemerintah Aceh bersama DPRA.
“Karena itu, Pj Gubernur Aceh agar selalu berkoordinasi secara baik dengan DPRA, untuk membangun Aceh lebih baik, sesuai harapan dan kehendak rakyat Aceh. Ini semua dapat terwujud, jika Pj Gubernur Aceh dapat bersinergi dengan DPR Aceh,” tegas Zulfadhli.
Pelantikan Zulfadli berlangsung dengan lancar dan tertib dan hadiri Wali Naggroe Aceh,Malek Mahmud Al – Haytar, Pj Gubernur Aceh Acmad Marzuki,Sejumlah Kepala SKPA,dan unsur Forkopimda Aceh.
Selain itu di hadiri Sejumlah Anggota DPRA,namun Saiful Bahri Mantan ketua DPRA tidak tampak dalam prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan Zulfadli sebagai ketua DPRA ini.
Tak hanya itu pelantikan Zulfadli turut dihadiri langsung Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh,Muzakir Manaf,di dampingi Sekejn PA Abu Razak serta sejumlah pengurus Partai Aceh





