JBNN.net, Banda Aceh | Partai Aceh menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Partai Aceh se-Aceh Tahun 2026 di Kota Banda Aceh, 18–20 September 2026, di Banda Aceh.
Forum tersebut menjadi konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi kinerja partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua panitia Rapim Partai Aceh, T. Rasyidin, dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut diikuti 326 peserta yang terdiri atas pengurus DPP Partai Aceh, pimpinan DPW Partai Aceh, Ketua KPA wilayah seluruh Aceh, bupati/wali kota utusan Partai Aceh, serta perwakilan organisasi sayap (underbow) Partai Aceh.
“Pelaksanaan kegiatan Rapim ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi kader partai serta mengevaluasi kinerja Partai Aceh,” kata T. Rasyidin dalam laporannya Jumat malam,(18/9/26)di Hotel Amel Banda Aceh.
Para peserta Rapim dibagi ke dalam tiga komisi. Komisi I diikuti pimpinan KPA wilayah, Komisi II terdiri dari pimpinan DPP dan DPW Partai Aceh, sedangkan Komisi III diikuti perwakilan underbow Partai Aceh.
Selain Rapim, Partai Aceh juga melaksanakan Bimbingan Teknis bagi anggota DPRA dan DPRK kabupaten/kota dari Fraksi Partai Aceh. Kegiatan tersebut diikuti 20 anggota DPRA dan 115 anggota DPRK kabupaten/kota.
Menurut T. Rasyidin, forum Rapim tidak hanya diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, tetapi juga diharapkan melahirkan kebijakan strategis yang mampu memperkuat Partai Aceh sekaligus merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh, Partai Aceh juga menargetkan perolehan 40 kursi DPRA pada pemilu mendatang.
T. Rasyidin mengingatkan kader agar memahami sejarah kelahiran Partai Aceh yang tidak terlepas dari perjalanan panjang dan pengorbanan para syuhada.
“Partai Aceh kon bak haba tapi bak but yang ka uelikot dan yang akan ukeu. Lahe Partai Aceh kon karena diba le angen, tapi lahe dengan darah para syuhada,” ujarnya.
Ia menyerukan agar seluruh kader menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan perjuangan politik Partai Aceh.
“Partai Aceh beusaboh kheun dan beusapu pakat. Bek sidroe tarek u blang, sidroe tarek u gle. Bek sampe hana tateme semike keu nasib bangsa,” katanya.
Semangat kebersamaan itu, lanjutnya, menjadi pesan utama dalam Rapim Partai Aceh 2026 dengan mengusung ungkapan “Udep Beusare, Mate Beusajan; Sikrek Gaphan Saboh Keureuenda”, yang bermakna susah dan senang dirasakan bersama.
Kegiatan Rapim Partai Aceh 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub Abas.
T. Rasyidin turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh atas dukungan terhadap pelaksanaan Rapim Partai Aceh Tahun 2026.





