JBNN.Net | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) Provinsi Aceh menyambut baik kehadiran Kapolres baru Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H. Dengan latar belakang serta pengalaman yang dimilikinya, Kapolres Joko Triyono diharapkan mampu membawa harapan baru bagi masyarakat Aceh Singkil.
Ketua DPW ALAMP AKSI Aceh, Mahmud Padang, pada Selasa (22/4/2025), menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar telah menanti, khususnya terkait pengusutan indikasi praktik jual beli tanah ilegal dan penyalahgunaan izin alat berat di kawasan hutan produksi Aceh Singkil..
Mahmud Padang juga mengucapkan selamat datang kepada AKBP Joko Triyono di Kabupaten Aceh Singkil, tanah kelahiran ulama besar Syekh Abdurrauf As-Singkily. Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan telah menanti untuk segera dituntaskan demi kepentingan masyarakat dan penegakan hukum yang adil.
Menurutnya Sudah menjadi rahasia umum bahwa mega praktik yang merusak hutan produksi aceh singkil menjadi kebun sawit menggunakan alat berat dengan izin yang masih menjadi tanda tanya ini sudah lama terjadi.
Mahmud menyebutkan, tragedi perambahan dan pembukaan mega lahan hutan produksi aceh singkil yang kini menjadi hamparan luas kebun sawit.
“Untuk itu, di tongkat komando Kapolres Aceh Singkil baru ini kita harapkan mampu mengusut tuntas serta kejelasan izin perambahan serta izin Surat Izin Layak Operasi (SILO) ini masih menjadi tanda tanya besar di daerah tersebut apakah ada indikasi main mata di dalam permainan yang tak kunjung usai ini,” kata Mahmud.
Selain itu, kata mahmud, bahwa pada hari senin kemarin tgl 21 april 2025, tim AlAM AKSI sudah turun ke lokasi tepatnya di daerah sosor simpang kanan aceh singkil serta melihat secara langsung keberadaan alat berat yang sedang ber oprasi juga menggundulnya serta tanah menghitam yang dimana itu akibat bekasan bakar dari akibat pembukaan hutan produksi yang nanti akan menjadi perkebunan sawit.
Oleh kerena itu, AlAM AkSI mendesak aparat penegak hukum (APH) baik itu dari kepolisian, dinas lingkungan hidup dan kehutanan kabupaten aceh singkil untuk segera turun tangan. Kami meminta agar dilakukan penyelidikan menyeluruh atas aktivitas ilegal tersebut, termasuk dugaan keterlibatan aparat desa dalam penjual belian lahan ini dan pihak perusahaan.
“Kami menilai praktik ini telah merusak kawasan hutan dan merugikan negara baik secara ekologis maupun finansial, tak panjang lebar saya bicara skali lagi”,ujarnya
“Selamat selamat bertugas AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., di Bumi meutuah singkil ini, sejumlah pekerjaan rumah (PR) sudah menanti, Semoga saja kehadiran Kapolres baru ini benar-benar menjadi harapan baru bagi masyarakat di daerah tersebut dalam penegakan hukum dan pemberantasan kasus ini,” ucapnya





