KPA Desak DPRK Aceh Selatan Untuk Segara Gunakan Hak Interpelasi, PJ Bupati Aceh Selatan Terkesan Ugal-ugalan

Ketua Kaukus peduli Aceh (KPA) Hasbar Kuba(Foto:Dok Ist)

JBNN.Net | Ketua Kaukus peduli Aceh (KPA) Hasbar Kuba mendesak dewan perwakilan rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan untuk segera gunakan hak interpelasi dalam kebijakan PJ bupati Aceh Selatan yang di anggap ugal-ugalan dalam menggunakan Anggaran Daerah.

“Kondisi Aceh Selatan sangat memperhatikan banyak anggaran yang tak terbayarkan mulai pemangkasan Tc, instensif dan gaji tenaga kontrak yang tidak di bayarkan 4 bulan bahkan banyaknya rekanan yang mengeluh telah menyelesaikan pekerjaannya tapi uang tak kunjung cair, ini jelas akan menjadikan beban berat untuk bupati kedepannya”. Kata Hasbar, Rabu 25/12/2024.

Bacaan Lainnya

Defisit Aceh Selatan tahun anggaran 2023-2024 akan menyisakan luka di setiap sudut dengan defisit riil mencapai Rp 142,8 Milyar dan utang teraudit mencapai Rp 122,5 Milyar yang membebani APBK Aceh Selatan 2024. Ini tentunya akan menjadi permasalahan yang besar.

“DPRK Aceh Selatan jangan hanya diam ditempat melihat kondisi Aceh Selatan sekarang jangan sampai kepercayaan masyarakat yang di wakilkan melalui kebijakan kalian, tapi tak ada fungsi alias duduk diam saja dengan harapan Pokir yang di iming-imingi oleh Pemerintah Daerah yang sampai saat ini juga tidak ada kejelasan, bahkan ketika di telusuri di DPA dinas juga tidak ada Pokir Dewan baru yang menjabat” Imbuhnya

Ini jelas pembodohan dan iming-iming belaka yang di berikan oleh Pj Bupati Aceh Selatan kepada DPRK dan Masyarakat sambil menyelesaikan program-program silumannya selama sisa jabatan yang diperkirakan habis bulan Febuari 2025 ini.

Kami masyarakat tidak akan tingal diam sampai PJ bupati Aceh Selatan secara terang-terangan menyampaikan ke publik tentang kemana saja anggaran daerah di gunakan apa yang telah menyebabkan defisit begitu besar, bahkan menyisakan utang tambahan untuk pemerintahan selanjutnya, meskipun sampai saat ini perwakilan kami DPRK juga ikut diam ini menjadi tanda tanya besar. Pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *