![]() |
| Foto:Ist |
JBNN.Net |Pembukaan kegiatan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Aceh berlangsung meriah di Asrama Haji, kegiatan yang di laksanakan oleh Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tersebut di hadiri oleh unsur Pemerintahan Aceh, Pemerintahan Kabupaten beserta pengurus internal BKPRMI se Kabupaten dan Kota di Aceh.
Ada hal menarik dalam opening ceremonial pada acara BKPRMI Aceh, selain menghadirkan para Santri berprestasi seluruh Aceh, pimpinan DPRA membuka acara dengan membaca qalamullah, berupa lantunan ayat suci Al-Quran oleh Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Aceh (DPRA), Safarudin, S.Sos., M.SP.
Selain Membuka Acara dalam kegiatan yang di gagas melalui anggaran aspirasi miliknya melalui Dinas Syari’at Islam Aceh, Safaruddin juga memberikan sambutan selaku pimpinan wakil rakyat Aceh tersebut.
Dalam Sambutannya, Udin, sapaan akrab putra kelahiran Aceh Barat Daya (Abdya) ini, menelurkan kisah semasa ia masih menjadi sosok Santri di Kabupaten tanah kelahirannya, disamping pernah memperoleh kejuaraan tingkat sekolah, Udin juga memiliki minat serta bakat di bidang Agama.
Tak cukup disitu, pria penyuka bola kaki ini pun membuka sebuah kisah hangat yang memberikan tepuk tangan meriah seisi ruangan, dimana selain memiliki misi pengembangan bidang agama, sosok yang pernah besar di tempat pengajian ini mengakui dekat dengan Usman IA, pelopor utama DAI di Kabupaten Abdya.
Memulai dari tempat pengajian anak-anak (TPA) ternyata Usman IA pernah menjadi guru ngaji Safaruddin, dan sempat mengajar bersama di TPA.
“saya pernah mengajar di TPA kecil satu pintu, bersama dengan bang Usman IA, Bang Usman IA, selain kerabat, juga kawan dan guru saya”. ucap Safaruddin di hadiahkan tepuk tangan meriah penonton
Di tempat terpisah, Usman IA yang saat ini menjadi ketua BKPRMI Abdya, membenarkan ucapan wakil ketua DPRA tersebut, menurut Usman IA mereka pernah belajar dan mengajar pengajian bersama di TPA dibawah asuhannya.
“Benar, Safaruddin pernah mengajar dan belajar bersama dengan saya, saat itu ia baru selesai kuliah dari Sumut, karena jiwa aantri yang melekat di tubuh Pimpinan DPRA tersebut, sehingga ia kembali mengasah kemampuan yang ia miliki bersama saya” Terang Usman IA.






