JBNN.Net | Kasus penculikan dan Penganiaya yang menyebabkan kehilangan nyawa Warga Aceh di Jakarta,Imam Masykur (25) menjadi Viral dalam beberapa hari ini bahkan masih hangat di perbincangkan.
Iman menjadi korban penculikan dan dianiaya yang diduga dilakukan anggota Paspampres.kasus ini secara perlahan mulai terungkap ke publik,dari pelaku,motif dan beberpa informasi lain mulai terungkap
Terakhir berkembang bahwa kejadian ini bukan yang pertama sekali menimpa Imam Masykur,Ia juga pernah mengalami penculikan pada saat baru bekerja di Jakarta.
Salah satu perwakilan keluarga Imam, Said Sulaiman mengatakan peristiwa itu terjadi jauh sebelum aksi penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga anggota TNI.
“Iya (pernah jadi korban penculikan), tapi sudah lama itu, waktu dia ini, kan dia sudah 1,5 tahun di Jakarta, jadi belum sampai 2 bulan, sudah pernah diculik juga. Waktu dia kerja di toko orang,” kata Said kepada CNNIndonesia Senin (28/8)
Menurut Said, Imam menjadi target aksi penculikan lantaran pekerjaan yang dilakoninya. Kata dia, pekerjaan Imam itu sering ditargetkan oleh para pelaku
“Karena memang perampok ini memang targetnya orang yang menjual kosmetik, karena yang dipikirnya orang yang jualan kosmetik, ada obat obat lain. Memang perampok ini sudah ngincer kosmetik semua, padahal kan ada toko lain. Orang itu targetnya toko kosmetik,” tuturnya.
Dalam kasus penculikan pertama, Said menyebut pelaku sempat meminta uang tebusan kepada keluarga Imam sebesar Rp15 juta.
Namun, Said menuturkan saat itu keluarga bisa menyediakan uang tebusan yang diminta pelaku sehingga Imam pun dibebaskan.
Said pun menyebut pada kasus penculikan pertama dan kedua yang dialami oleh Imam memiliki kemiripan. Namun, pada kejadian yang kedua, penyiksaan yang dialami Imam menyebabkannya meninggal dunia.
“Sama kalau saya lihat motifnya sama, orang itu dihajar dalam mobil baru minta tebusan,” ucap dia.
(CNNIndonesia)





