Kantongi Dukungan 18 DPW, Misbahul Munir Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum PNA

Misbahul Munir Menyerahkan Berkas Pendaftaran calon Ketua Umum DPP PNA 2026-2031 kepada Ketua SC Abu Tausi di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh(Foto:Dok Jbnn.net)

JBNN.net, Banda Aceh | Misbahul Munir resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) periode 2026–2031 pada Kongres II DPP PNA, Senin (3/8/2026) di Banda Aceh.

Misbahul Munir yang juga Ketua DPW PNA Aceh Utara menjadi pendaftar pertama dalam bursa pemilihan Ketua Umum PNA. Ia datang didampingi para pengurus DPW PNA kabupaten/kota yang memberikan dukungan kepadanya.

Ketua Panitia Kongres II PNA, Tgk. Nurdin Ramli, didampingi Ketua Steering Committee (SC) Abu Tausi,  mengatakan panitia melakukan verifikasi terhadap tiga persyaratan utama, yakni formulir pendaftaran, dukungan minimal 30 persen dari DPW PNA kabupaten/kota, serta kontribusi untuk pelaksanaan Kongres II PNA.

“Hari ini kami menerima berkas pendaftaran satu bakal calon atas nama Misbahul Munir. Ada tiga persyaratan utama yang kami verifikasi, yaitu formulir pendaftaran, dukungan minimal 30 persen DPW kabupaten/kota, dan kontribusi pelaksanaan kongres,” kata Nurdin.

Dari hasil verifikasi, Misbahul Munir dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Ia menyerahkan dukungan dari 18 DPW PNA kabupaten/kota, jauh melampaui syarat minimal yang ditetapkan panitia.

Adapun dukungan tersebut berasal dari DPW PNA Aceh Utara, Aceh Selatan, Kota Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Barat, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Simeulue, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Tamiang.

Selain itu, Misbahul Munir juga telah menyetor kontribusi sebesar Rp100 juta ke rekening panitia Kongres II PNA sebagai salah satu syarat pencalonan.

Menurut Nurdin, masa pendaftaran bakal calon masih dibuka hingga 6 Agustus 2026. Karena itu, masih terbuka peluang bagi kader lain untuk mendaftarkan diri sepanjang memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

“Kalau nanti ada bakal calon lain yang mendaftar dan membawa dukungan dari DPW yang sebelumnya telah mendukung calon lain, harus disertai surat pencabutan dukungan. Panitia akan bekerja secara transparan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Misbahul Munir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPW PNA kabupaten/kota yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPW yang telah memberikan dukungan sehingga saya bisa mendaftar sebagai calon Ketua Umum PNA pada Kongres II. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk membangkitkan kembali Partai Nanggroe Aceh agar kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Aceh,” katanya.

Ia menilai kebersamaan seluruh kader menjadi modal penting untuk mengembalikan kejayaan PNA, terutama setelah partai tersebut tidak lagi memiliki keterwakilan di parlemen.

Misbahul juga menegaskan timnya akan terus melakukan komunikasi politik dengan seluruh DPW hingga berakhirnya masa pendaftaran guna memperkuat dukungan menjelang Kongres II PNA yang akan menentukan Ketua Umum periode 2026–2031.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *