Anak Tengah Racuni Keluarga di Jakut, Pemeriksaan Kejiwaan Ungkap Fakta Mengejutkan

Foto: Tiga orang sekeluarga ditemukan tewas di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Warga menceritakan, para korban awalnya ditemukan keluarganya yang pulang bekerja. (Devi P/detikcom)

JBNN.net | AS atau S (22), pelaku yang menewaskan keluarganya sendiri dengan cara diracun di Warakas, Jakarta Utara (Jakut), telah dilakukan tes kejiwaan. Tidak ditemukan gangguan jiwa pada pelaku.

“Jadi dalam proses penyelidikan perkara ini, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap tersangka sebelumnya, dan dari hasil pemeriksaan psikater, munculah namanya visum et repertum psychiatricum, di mana hasilnya adalah kepada tersangka, tidak ditemukan gejala gangguan jiwa berat,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno, Sabtu (7/2/2026).

Namun, pelaku memiliki kecenderungan tidak adaptif dalam menyelesaikan masalah. Pelaku memiliki dorongan agresifitas dalam menyele masalah.

“Namun memiliki pola kepribadian penyelesaian masalah tidak adaptif. Kemudian punya dorongan adanya agresifitas, dan bercakap mental dalam mempertahankan perbuatannya,” imbuhnya.

“Namun memiliki pola kepribadian penyelesaian masalah tidak adaptif. Kemudian punya dorongan adanya agresifitas, dan bercakap mental dalam mempertahankan perbuatannya,” imbuhnya.

Setelah korban tidak sadarkan diri, pelaku kembali menyendokkan racun ke mulut korban. Racun tersebutlah yang menyebabkan para korban tewas.

Diketahui, ketiga korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakut, pada Jumat (2/1) pagi. Tiga orang tewas terdiri dari ibu, anak laki-laki, dan anak perempuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *