‎Hampir satu bulan, Proyek Bersumber APBN di Abdya dikerjakan Tanpa Keterangan Anggaran

Foto:Dok Ist

JBNN.net | Pengerjaan proyek rehabilitasi jaringan irigasi  Sungai Krung Susoh (D.I Susoh) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). berjalan tanpa keterangan Anggaran,   Proyek tersebut berlokasi di kawasan Gampong Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, dengan nomor kontrak PB.02.01-BWSI.61/603.

Proyek yang dikerjakan oleh PT GJU itu  bersumber dari dana APBN tahun 2025. Namun, pemilik proyek tidak memasang papan informasi, sehingga nilai anggaran proyek yang sedang dikerjakan tidak diketahui. Hal ini diduga disengaja oleh pihak pemilik proyek, dan praktik semacam ini dapat membuka peluang terjadinya tindak korupsi.


‎Berdasarkan amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap bangunan fisik yang dibiayai oleh Negara wajib memasang papan nama proyek (plang).

‎Papan nama idealnya berfungsi sebagai sarana agar masyarakat dapat mengetahui jenis suatu kegiatan proyek, seperti jumlah pagu dan sumber anggaran, nama kontraktor, waktu pelaksanaan kegiatan, hingga kepada perawatan.

‎Sebagai bentuk transparansi sekaligus media agar masyarakat dapat mengakses informasi, harusnya plang proyek tetap berdiri dari mulai pengerjaan hingga rampung 100%, sehingga ada pengawasan pencegahan terjadinya penyalah gunaan uang rakyat.

‎Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA)  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Abdya, Reno Juarsyah, ST. menyebut kegiatan pelaksanaan kegiatan hanya sebatas memberikan laporan, sejauh ini belum ada informasi lanjutan atas jalannya proyek tersebut.

‎”kami hanya diberikan laporan awal, sejauh ini tidak ada informasi atas kegiatan itu”. ucap Reno.

‎Awak media mencoba menghubungi Kontraktor Pelaksana atas nama PT. GJU, dengan mendatangi lokasi proyek. Pihak perusahaan mengaku bahwa plang proyek sempat di pasang di area, kemudian harus di bongkar akibat terjadinya longsor, ucap salah seorang pekerja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *